Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ribuan Pendaftar SMA di Mojokerto Andalkan Nilai Akademik

Indah Oceananda • Kamis, 25 Juni 2026 | 05:03 WIB
SEGERA BERAKHIR: Daftar ulang calon siswa baru SMA Negeri 1 Mojosari, Senin (22/6) lalu. Kemarin (24/6), sejumlah siswa kembali bersaing lewat jalur nilai akademik yang juga menjadi peluang terakhir mereka dalam SPMB 2026. (Indah JPRM)
SEGERA BERAKHIR: Daftar ulang calon siswa baru SMA Negeri 1 Mojosari, Senin (22/6) lalu. Kemarin (24/6), sejumlah siswa kembali bersaing lewat jalur nilai akademik yang juga menjadi peluang terakhir mereka dalam SPMB 2026. (Indah JPRM)

Jarak Domisili Turut Jadi Prioritas

MOJOKERTO RAYA - Sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMAN menyisakan jalur nilai prestasi akademik. Persaingan untuk memperebutkan kursi SMA negeri semakin ketat.

Ribuan calon siswa dipastikan tersingkir dari pendaftaran SMA negeri tahap ketiga atau terakhir. Sebab, kemarin (24/6) di hari pertama pelaksanaan tahap tiga, sekitar 1.400 kursi terakhir dari 14 SMA negeri di Mojokerto Raya diperebutkan siswa. Pantauan di situs SPMB Jatim 2026, pemeringkatan siswa lewat seleksi jalur nilai prestasi akademik terus bergerak.

Di wilayah kota, misalnya. Dengan kuota 75 siswa, batas nilai terakhir calon siswa SMAN 1 Mojokerto berada di 72,09. Sedangkan nilai tertinggi mencapai 83,03. Nilai prestasi akademik kian beradu di dua SMA negeri yang terbilang favorit. Yakni di SMAN 1 Puri dan SMAN 1 Sooko.

Di SMAN 1 Puri, nilai tertinggi terpatok bertengger di 92,11, dengan batas nilai akhir 74,52 dari kuota 101. Berbeda sedikit di bawahnya, nilai prestasi akademik tertinggi SMAN 1 Sooko mencapai 91,94 dan batas nilai akhir sebesar 74,49. ’’Di jalur ini, sistem penilaiannya menggunakan jumlah nilai kemampuan akademik,’’ kata Kasi PMA PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Imron Rosadi.

Nilai kemampuan akademik diperoleh dari gabungan rata-rata nilai rapor dan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Persentasenya, 60 persen nilai rapor dan 40 persen untuk hasil TKA. ’’Jalur ini tak hanya mengakomodasi siswa dari wilayah dalam rayon saja,’’ beber dia.

Sebaliknya, calon siswa dari wilayah luar rayon dalam satu kabupaten/kota, serta dari wilayah luar rayon antar-kabupaten/kota yang berbatasan berpeluang mendaftar di jalur ini. Benar saja, calon siswa baru yang menempati urutan pertama di SMAN 1 Puri justru memiliki jarak domisili 19,8 meter. ’’Seleksinya dilakukan by system dari nilai, calon siswa bisa memantau langsung perankingan sementaranya di website,’’ imbuhnya.

Di jalur ini, calon siswa bisa memilih maksimal tiga pilihan SMA. Sehingga, pihaknya mengimbau agar siswa memaksimalkan peluang dengan mengisi ketiga opsi pilihan sekolah tersebut. ’’Kalau siswa tersingkir dari pilihan pertama, masih punya kesempatan di pilihan kedua. Begitu seterusnya hingga pilihan ketiga,’’ ulas dia.

Berdasarkan statistik nilai kemampuan akademik tahun 2026 dari semua lulusan SMP di Kabupaten maupun Kota Mojokerto, jumlah siswa yang punya nilai di atas 80 cukup tinggi. Sebanyak 1.615 lulusan SMP di Mojokerto Raya tahun ini punya nilai kemampuan akademik di rentang 80-95. ’’Sehingga kalau ada kesamaan nilai di daftar nilai terbawah hasil seleksi, akan dipertimbangkan jarak tempat tinggal. Domisili yang terdekat dengan satuan pendidikan akan diprioritaskan,’’ tandas Imron. (oce/fen)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#spmb mojokerto #spmb sma #jalur domisili #Jalur Prestasi Akademik