Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.539 Anak di Mojokerto Belum Pernah Menempuh Pendidikan

I
Penulis: Indah Oceananda❯
KOLABORASI: Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar menyatakan komitmennya memberantas ATS dalam Tasyakuran Kelulusan Peserta Didik PKBM Putra Mandiri dan SLB Putra Mandiri di Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Minggu (28/6). (Dori JPRM)
KOLABORASI: Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar menyatakan komitmennya memberantas ATS dalam Tasyakuran Kelulusan Peserta Didik PKBM Putra Mandiri dan SLB Putra Mandiri di Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Minggu (28/6). (Dori JPRM) 

Advertisement

Dispendik Minta PKBM sebagai Embrio Gerakan Zero ATS 

KABUPATEN – Pemkab Mojokerto menegaskan komitmennya untuk menuntaskan angka anak tidak sekolah (ATS) menuju Mojokerto zero ATS. Dinas pendidikan (dispendik) memperkuat kolaborasi dengan pendidikan nonformal dan inklusif sebagai embrio gerakan. Menyusul, sejauh ini tercatat masih ada 4.282 anak yang teridentifikasi dalam kategori ATS. Bahkan, 1.539 di antaranya belum pernah menempuh pendidikan. 

Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar mengatakan, lembaga pendidikan nonformal dan inklusif seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan pilar penting dalam menciptakan pendidikan yang berkeadilan. 

Advertisement

’’Di sinilah embrio Mojokerto zero ATS nanti berasal. Program Pungging zero ATS yang telah berjalan sukses akan kita replikasi dan perluas cakupannya menjadi Mojokerto zero ATS,’’ ungkapnya saat menghadiri Tasyakuran Kelulusan Peserta Didik PKBM Putra Mandiri dan SLB Putra Mandiri Tahun 2026 di Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Minggu (28/6). 

Menurut Amsar, menghadapi tantangan penuntasan ATS yang dinilai semakin besar, dispendik menekankan pentingnya gotong royong. Pihaknya meyakini target besar ini akan tercapai melalui kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak. 

Meliputi, TP PKK Kabupaten Mojokerto beserta jajaran sebagai penggerak utama, pemerintah kecamatan, perangkat desa, penilik, serta para kader sebagai pilar lapangan. ’’Sedangkan mitra strategis pelibatan lembaga nonformal ini, seperti PKBM dan SLB yang proaktif merangkul anak-anak yang sempat putus sekolah atau memiliki keterbatasan,’’ urainya. 

Advertisement

Sesuai data dashboard 2026, angka ATS di Kabupaten Mojokerto masih memerlukan perhatian serius. Terdapat 4.282 anak yang teridentifikasi dalam kategori ATS. Meliputi, belum pernah sekolah sebanyak 1.539 anak, kategori drop out (DO) tingkat SD mencapai 149 anak, SMP 573 anak, SMA 891 anak, serta kategori lulus namun tidak melanjutkan sebanyak 1.130 anak. ’’Jadi, kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif. Dukungan dari PKK, SKB, dan PKBM sangat krusial agar anak-anak ini dapat kembali menempuh pendidikan, baik melalui jalur formal maupun nonformal,’’ jelas Amsar. (ori/ris)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Angka Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Mojokerto Capai 4.282 Anak

Angka Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Mojokerto Capai 4.282 Anak

Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat komitmen dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayahnya. Suksesi Menuju Zero ATS Tahun 2026, Pemda libatkan ibu-ibu PKK hingga tingkat desa sebagai strategis m

Kick-Off Hari Desa Nasional 2027 Dipusatkan di Candi Brahu, Trowulan

Kick-Off Hari Desa Nasional 2027 Dipusatkan di Candi Brahu, Trowulan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus mematangkan berbagai persiapan menjelang kick-off Hari Desa Nasional bertemakan Desa Budaya yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 November mendatang di kawasan bersejar

Fun Run Penanggungan 5K Usung Konsep Lari Gembira, tanpa Target Waktu

Fun Run Penanggungan 5K Usung Konsep Lari Gembira, tanpa Target Waktu

Fun Run Penanggungan 5K dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2027 di Lapangan Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto bakal mengusung konsep santai. Peserta tidak akan dikejar target waktu atau cut off

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer