KABUPATEN - Program penghijauan di SDN Segunung, Kecamatan Dlanggu, terus berlanjut. Kemarin (17/12), aksi tanam pohon yang digelar sebagai langkah pelestarian lingkungan tersebut bekerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Nganjuk Wilayah Kerja Mojokerto. Kegiatan pelestarian lingkungan ini tak hanya diikuti siswa, melainkan juga kepala desa setempat serta paguyuban wali murid dan pendamping dari tokoh masyarakat.
Kepala SDN Segunung Alifah Nanik Hidayatin mengatakan, kegiatan dengan melibatkan peserta didik ini bisa menciptakan generasi yang peduli akan lingkungan serta bermanfaat bagi masa depan mereka. Hal ini sekaligus mendidik anak-anak agar cinta dan peduli terhadap lingkungan.
”Hari ini (kemarin, Red) anak-anak sudah mewujudkan kepedulian mereka dengan menanam pohon. Meskipun ini langkah kecil, tapi memberikan manfaat besar untuk masyarakat karena bisa mengurangi bencana alam,” katanya.
Menurutnya, aksi tanam pohon ini merupakan salah satu penerapan Pendidikan Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) bagi masyarakat. Sehingga pendidikan ini harus diterapkan sebagai upaya melahirkan generasi peduli lingkungan. Dengan demikian, ke depan diharapkan para siswa selalu ingat dan peduli lingkungan yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
”Aksi ini juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk menanam pohon sebagai wujud peduli lingkungan sekolah,” tambahnya.
Pihaknya optimistis bibit pohon yang ditanam di lahan SDN Segunung tersebut akan dapat memberikan manfaat ekologis jangka panjang. Seperti mengurangi risiko erosi dan longsor, meningkatkan daya serap air tanah, serta menjaga kualitas udara di wilayah Desa Segunung dan sekitarnya.
’’Kami ingin menanamkan kepada anak-anak, jika menjaga bumi itu adalah tanggung jawab bersama. Dengan menanam pohon, berarti kita menanam harapan bagi masa depan yang lebih hijau,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah