JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tahun ini menjadi periode dimana tren skincare atau produk perawatan tersebar semakin cepat dan meluas, terutama melalui media sosial.
Bahkan hampir semua jenis skincare sempat merasakan momen-momen viral, mulai dari sabun cuci muka, toner, serum, essence, hingga body care atau perawatan tubuh.
Dalam periode tersebut, berbagai konten visual di media sosial tentang review singkat, perbandingan sebelum dan setelah pemakaian, serta testimoni jujur dari banyak pengguna membuat produk skincare terus-menerus muncul di beranda media sosial tiap orang.
Namun, meskipun begitu, tak semua produk mendapatkan perhatian yang besar dan konsisten.
Dari banyaknya kategori skincare yang viral, terdapat tiga jenis yang paling menonjol dan sering dibicarakan sepanjang tahun 2025, yakni moisturizer, sunscreen, dan masker, baik masker wajah maupun masker tubuh.
Ketiga produk perawatan kulit tersebut dinilai sebagai produk yang hasilnya relatif cepat terlihat dan mudah dinilai secara visual.
Moisturizer kerap dikenal sebagai produk skincare yang dapat memperbaiki tekstur kulit dengan kemampuan melembapkannya, dan sunscreen dengan kenyamanan pemakaian sehari-hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Sementara masker wajah dan tubuh dikenal sebagai produk perawatan yang menggabungkan beberapa fungsi skincare, seperti peran moisturizer, serum, dan produk perawatan lainnya, ke dalam satu produk.
Baca Juga: Jelang Pendaftaran SNPMB, Nilai Rapor Siswa Jadi Pertimbangan Utama
Oleh karena itu, sebagian orang biasanya lebih memilih masker sebagai alternatif saat merasa malas menggunakan skincare secara berlapis, seperti harus memakai moisturizer terlebih dahulu, lalu serum, dan dilanjutkan dengan produk lain.
Masker juga dianggap lebih praktis karena dapat memberikan manfaat perawatan sekaligus dalam satu kali pemakaian.
Dari ketiga kategori tersebut, ada beberapa produk yang muncul secara konsisten dan mendominasi beranda media sosial dan daftar rekomendasi banyak orang di tahun 2025 ini.
Salah satu dari yang paling banyak dibicarakan berasal dari kategori moisturizer, yaitu produk dari Finally Found You atau yang juga banyak dikenal sebagai FFY.
Moisturizer dari Finally Found You atau FFY menjadi salah satu produk perawatan yang paling sering muncul di konten skincare yang viral.
Produk ini banyak diminati dan dibicarakan karena klaimnya yang berkaitan dengan kelembapan, kenyamanan di kulit, serta kesan ringan saat digunakan.
Tak sedikit pengguna yang menggambarkan tekstur moisturizer ini sebagai moisturizer yang mudah meresap dan terasa menenangkan, terutama untuk pemakaian sehari-hari.
Dalam berbagai review di media sosial, moisturizer dari Finally Found You seringkali dikaitkan dengan hasil akhir tekstur kulit yang lebih lembap, sehat, dan tidak terasa berat.
Popularitas produk ini menjadi bukti bahwa hingga sekarang pelembap masih menjadi produk utama dalam rutinitas skincare masyarakat dahulu hingga 2025.
Ada pula produk skincare lainnya, yakni sunscreen OMG atau Oh My Glow yang menjadi sorotan besar karena tingkat vitalitasnya yang sangat tinggi.
Popularitas produk yang satu ini dipicu oleh kualitas teksturnya yang sangat ringan, mudah diratakan, dan nyaman dipakai di berbagai aktivitas karena tidak meninggalkan efek white case setelah pemakaian.
Antusiasme pasar yang sangat besar terhadap produk ini bahkan mendorong OMG untuk merilis ukuran jumbo, menunjukkan tingginya angka permintaan konsumen.
Baca Juga: Liburan Natal, Sidorejo Surya Park Mojokerto Dipadati Wisatawan
Selain itu, ada juga masker wajah dan masker tubuh dari Jejuby yang viral karena penggunaan istilah yang cukup ekstrim, seperti "bleaching muka" untuk clay mask masker wajah dan "bleaching tubuh" atau body bleaching untuk masker tubuh.
Istilah tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang dan memicu rasa penasaran banyak orang, terutama remaja perempuan.
Produk masker wajah dari Jejuby bahkan seringkali digambarkan sebagai produk perawatan yang mampu memberikan kesan kulit lebih cerah dan bersih setelah pemakaian.
Sementara masker tubuhnya dikaitkan dengan perubahan warna kulit tubuh menjadi lebih merata dan natural.
Dalam masa viralnya, Jejuby banyak dipengaruhi oleh visual hasil pemakaian dan narasi intan yang mudah dipahami oleh hadirin sekalian.
Fenomena viralnya produk skincare atau perawatan kulit mencerminkan perubahan cara masyarakat memandang perawatan kulit.
Baca Juga: Pacet dan Trawas Mojokerto Dibayangi Potensi Cuaca Ekstrem
Skincare tak hanya dipilih berdasarkan narasi, popularitas, dan pengalaman pengguna lain di media sosial.
Dalam konteks ini, skincare yang viral menjadi gambaran nyata dari budaya konsumsi dan ekspektasi atau standar kecantikan di era modern.
FANEZA
Editor : Imron Arlado