Mereka yang tergabung dalam Majapahit Handball Club (HC) itu berhasil menjadi finalis di kompetisi Rektor Unesa Handball Championship VI 2023.
Ajang ini menjadi kesempatan atlet kedua daerah untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah jam terbang.
Kompetisi yang berlangsung 26-29 Desember lalu itu diikuti kategori klub, pelajar, dan perguruan tinggi. Tim Kabupaten dan Kota Mojokerto mengirimkan perwakilannya melalui klub Majapahit HC.
’’Klub ini kolaborasi antara kabupaten dan kota. Pemain-pemainnya adalah tim yang mewakili daerah masing-masing,’’ ujar Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kabupaten Mojokerto Denny Kusuma Fatkhur, kemarin.
Majapahit HC turun di kategori tim putra dan tim putri. Dari putra, mereka berhasil meraih juara 2 usai kalah dari Giri HC (Gresik) di partai final. Sementara itu, langkah tim putri harus terhenti di babak 6 besar setelah diungguli perwakilan dari Gresik dan Surabaya.
Kendati gagal meraih gelar juara, kompetisi ini sangat penting untuk melatih performa atlet, baik dari Kota maupun Kabupaten. Terlebih tahun depan, mereka akan menghadapi Porprov IX Jatim di Malang Raya.
Denny menyatakan, para pemain butuh banyak bertanding untuk mengasah kemampuan. ’’Selain untuk memperbaiki performa juga meningkatkan jam terbang masing-masing individu dan tim,’’ tandasnya.
Tim bola tangan Kabupaten Mojokerto sendiri mulai merancang program pembinaan jangka panjang guna menghadapi porprov.
Salah satunya yakni dengan menggulirkan kompetisi bola tangan antarsekolah SD dan SMP. Pembenahan juga dilakukan dengan merombak komposisi pemain serta tim pelatih. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah