Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan Setdakot Mojokerto Muraji mengungkapkan, tahun ini terdapat tiga paket proyek yang diproses lelang dengan titik lokasi yang sama di Alun-Alun Kota Mojokerto. Di awal Juli ini, ketiganya sudah hampir merampungkan seluruh tahapan lelang. ”Ketiga-tiganya sudah diumumkan semua pemenangnnya,” terangnya kemarin.
Saat ini, ketiga paket proyek pekerjaan konstruksi itu masih menunggu masa sanggah berakhir. Muraji menyebut, tahapan tersebut akan rampung kurang dari seminggu ke depan. Jika tidak ada sanggahan, maka akan berlanjut ke tahap surat penunjukan penyedia barang/jasa. ”Rata-rata lima hari kerja. Setelah masa sanggah berakhir, nanti bisa langsung lanjut berkontrak,” papar dia.
Dari tiga paket tersebut, dua di antaranya dinaungi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto. Meliputi paket proyek Skywalk Majapahit dan rehabilitasi trotoar alun-alun.
Rencananya, Skywalk Majapahit akan didirikan tepat di sisi selatan alun-alun. Proyek yang digadang-gadang menjadi pusat wisata kuliner ala rooftop itu diplot dengan pagu anggaran mencapai Rp 10 miliar. Sedangkan rehabilitasi jalur pedestrian yang mengelilingi alun-alun mendapat alokasi Rp 3,6 miliar.
Di samping itu, imbuh Muraji, di alun-alun Kota Mojokerto tahun ini juga akan dilaksanakan pekerjaan lanjutan tugu yang dikerjakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Paket proyek yang dijatah pagu anggaran Rp 2,8 miliar ini merupakan hasil tender ulang karena sebelumnya dinyatakan gagal lelang. ”Meski sempat retender, alhamdulillah sudah diumumkan pemenangnya dari enam penawar yang masuk,” sebutnya.
Sesuai tahapan, lelang ketiga paket proyek di Alun-Alun Kota Mojokerto ini berkontrak paling lambat pertengahan Juli ini. ”Setelah masa sanggah berakhir, nanti dokumen saya kirim ke OPD yang menaungi untuk berkontrak,” tandas Muraji. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah