Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Situs Kumitir: Jejak Pendharmaan Leluhur Majapahit

Imron Arlado • Minggu, 3 Mei 2026 | 18:14 WIB
Jejak leluhur Majapahit masih hidup di Situs Kumitir, saksi bisu perjalanan spiritual Nusantara.
Jejak leluhur Majapahit masih hidup di Situs Kumitir, saksi bisu perjalanan spiritual Nusantara.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Situs Kumitir di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, kembali menjadi perhatian setelah penelitian arkeologi menemukan struktur bata kuno yang diyakini sebagai bagian dari kompleks pendharmaan leluhur Majapahit. Temuan ini menambah daftar panjang peninggalan sejarah yang memperkuat identitas Mojokerto sebagai pusat warisan Majapahit.

Struktur bata berukuran besar dengan teknik khas Majapahit ditemukan tersusun rapi di kawasan situs. Para arkeolog menduga bangunan ini merupakan bagian dari tempat pemujaan atau penghormatan terhadap raja dan tokoh besar Majapahit. Hal ini menunjukkan bahwa Kumitir memiliki peran penting dalam lanskap spiritual kerajaan.

Selain struktur bata, sejumlah artefak berupa pecahan keramik dan fragmen arsitektur juga ditemukan di sekitar lokasi. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kawasan Kumitir bukan sekadar pemukiman, melainkan pusat kegiatan ritual yang berkaitan erat dengan tradisi penghormatan leluhur.

Baca Juga: Di Balik Kemudahan Gawai, Tersimpan Dampak yang Perlu Diperhatikan

Masyarakat sekitar turut menjaga keberadaan situs dengan penuh keyakinan. Mereka percaya kawasan ini memiliki aura sakral, sehingga sering dijadikan tempat ziarah maupun ritual budaya. Kepercayaan lokal ini memperkuat citra Kumitir sebagai ruang spiritual yang masih hidup hingga kini.

Pemerintah daerah bersama Balai Pelestarian Kebudayaan telah melakukan langkah konservasi untuk menjaga keaslian situs. Upaya ini dilakukan agar Situs Kumitir dapat menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus pusat edukasi bagi generasi muda.

Keberadaan Situs Kumitir menambah narasi sejarah Majapahit yang sebelumnya lebih banyak terfokus pada Trowulan. Kumitir menunjukkan bahwa jaringan spiritual Majapahit tersebar di berbagai titik penting di Jawa Timur.

Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengungkap lebih banyak detail mengenai fungsi bangunan dan tokoh yang dipuja di kawasan ini. Para ahli menilai, Situs Kumitir bisa menjadi kunci untuk memahami sistem kepercayaan masyarakat Majapahit.

Baca Juga: 7 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Puluhan Masih Dirawat

Bagi masyarakat Mojokerto, Situs Kumitir bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga simbol identitas budaya. Tradisi penghormatan leluhur yang tercermin di situs ini menjadi pengingat akan akar spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat Jawa.

Dengan segala temuan dan kisah yang menyelimutinya, Situs Kumitir layak disebut sebagai jejak pendharmaan leluhur Majapahit. Ia bukan sekadar tumpukan bata kuno, melainkan saksi bisu perjalanan spiritual kerajaan terbesar di Nusantara.

Situs Kumitir diharapkan dapat menjadi pusat penelitian, wisata budaya, sekaligus ruang refleksi sejarah. Jejak pendharmaan leluhur Majapahit di Kumitir menjadi warisan yang harus dijaga agar tetap hidup dalam ingatan bangsa.

 

KALKY

Editor : Imron Arlado
#Majapahit #wisata sejarah #sejarah mojokerto #Situs Kumitir