Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Langkah Kecil, Dampak Besar: Pendampingan UMKM Gerabah Mojokerto yang Menginspirasi

Fendy Hermansyah • Sabtu, 1 November 2025 | 15:00 WIB
Oleh: Shinta Prasetia Devi dan Siget Fitrianto Haribowo*)
Oleh: Shinta Prasetia Devi dan Siget Fitrianto Haribowo*)

DENGAN modal hanya tiga juta rupiah dan semangat pantang menyerah, Pak Hari Priyanto memulai usahanya menjual gerabah plastik di pinggir Sungai Rolak Songo, Mojokerto. Kini, berkat pendampingan mahasiswa Universitas Negeri Malang, usahanya tumbuh pesat, telah menembus pasar digital, dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Jawa Timur.

Siapa sangka, usaha kecil yang bermula dari pinggir Sungai Rolak Songo kini menjelma menjadi salah satu UMKM paling adaptif di Mojokerto. Adalah Pak Hari Priyanto, pemilik UMKM Obral Gerabah Mojokerto, yang sejak tahun 2016 menekuni bisnis penjualan gerabah berbahan plastik.

Berbekal modal awal Rp3 juta dan motor kesayangannya, Pak Hari memulai bisnisnya dengan menjual gerabah plastik keliling. Ia membeli barang langsung dari pabrikan plastik di Krian, Sidoarjo, kemudian menjualnya kembali di Mojokerto. Kini, setelah delapan tahun berjalan, langkah kecil itu berbuah besar-usahanya berkembang dan merambah ke pasar digital serta toko offline permanen. ’’Dulu saya jualan di pinggir sungai, sekarang alhamdulillah sudah punya toko sendiri. Tapi tetap ingin belajar biar toko bisa lebih rapi dan modern,’’ ujar Pak Hari dengan senyum rendah hati.

Pendampingan Mahasiswa untuk Manajemen dan Teknologi

Melihat potensi besar dari semangat dan keberlanjutan usaha ini, Shinta Prasetia Devi dan Siget Fitrianto Haribowo mahasiswa Magister Manajemen Universitas Negeri Malang (UM) menjadikan Obral Gerabah Mojokerto sebagai mitra binaan pendampingan UMKM tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan dua dosen pembimbing, Dr. Agus Hermawan,Grad.Dip.Mt, M.Si, Mbus dan Prof Agung Winarno, M.M., dengan penerapan ilmu manajerial secara nyata di masyarakat.

Fokus pendampingan tahun ini tidak hanya pada pemasaran digital, tapi juga pada peningkatan manajemen stok, sistem keuangan, dan penggunaan aplikasi kasir untuk toko offline.

Menurut Shinta Prasetia Devi, anggota tim pendamping, tantangan utama UMKM seperti Obral Gerabah Mojokerto adalah mengelola penjualan offline dan online secara seimbang. ’’Pak Hari sudah punya pelanggan online yang banyak, tapi di toko offline beliau masih mencatat manual. Jadi kami bantu memperkenalkan aplikasi kasir dan sistem stok biar lebih efisien,’’ jelas Shinta.

Selain membantu membuat sistem pencatatan yang lebih rapi, tim juga memperkenalkan aplikasi BigSeller, yang digunakan untuk mengelola toko online secara terpusat. Melalui BigSeller, Pak Hari kini bisa memantau stok barang, pesanan, dan laporan penjualan dari berbagai marketplace tanpa harus membuka satu per satu. ’’Sekarang enak, tinggal buka aplikasi di HP, sudah kelihatan stoknya dan mana yang laku. Nggak bingung lagi nyatet di kertas,’’ kata Pak Hari sambil tertawa.

Promo Kreatif Serba Rp 2.000 dan Rp 5.000

Untuk menarik lebih banyak pelanggan, terutama di platform digital, Pak Hari juga menjalankan strategi promo harga serba Rp2.000 dan Rp5.000 untuk beberapa produk pilihan. Promo ini terbukti efektif meningkatkan penjualan harian dan menarik pelanggan baru, baik secara online maupun langsung ke toko. ’’Kalau lihat harga dua ribuan, orang penasaran datang. Ada yang beli satu, tapi banyak yang akhirnya nambah,’’ ujarnya.

Mahasiswa pendamping turut membantu membuat materi promosi digital untuk mendukung program ini-seperti desain banner online, katalog harga, hingga konten media sosial yang menarik. Menurut Siget Fitrianto Haribowo, anggota tim lainnya, strategi harga sederhana ini mampu memperkuat daya tarik dan membangun citra positif di mata pembeli. ’’Promo ini bukan hanya soal murah, tapi soal interaksi. Orang jadi tertarik datang, dan itu kesempatan untuk mengenalkan produk lain yang nilainya lebih tinggi,’’ ujar Siget.

Menata Toko Offline dengan Sistem Kasir Digital

Selain sukses di pasar digital, Pak Hari juga mulai membenahi toko fisik Obral Gerabah Mojokerto agar lebih modern. Melalui pendampingan, mahasiswa memperkenalkan aplikasi kasir digital yang membantu pencatatan transaksi secara otomatis, termasuk laporan harian dan stok keluar masuk. Sebelumnya, seluruh transaksi dicatat manual di buku tulis. Akibatnya, sering terjadi selisih antara stok dan hasil penjualan. Kini, dengan aplikasi kasir, sistem menjadi lebih teratur dan efisien. ’’Kalau dulu saya catat satu-satu, sekarang tinggal klik. Barang terjual langsung berkurang stoknya di sistem,’’ ujar Pak Hari bangga.

Selain itu, tim juga membantu menata layout toko agar lebih nyaman bagi pelanggan. Rak produk disusun berdasarkan kategori dan harga-mulai dari produk serba Rp2.000 di rak depan hingga koleksi dekoratif di bagian tengah toko.

Belajar Mengatur Arus Barang dan Modal

Pendampingan juga menekankan pentingnya manajemen stok dan modal kerja. Dengan pencatatan digital, Pak Hari bisa mengetahui barang mana yang paling laku, kapan waktu terbaik untuk restok ke pabrikan Krian, dan berapa modal yang tersedia untuk pembelian berikutnya. ’’Dulu sering kehabisan barang karena nggak tahu mana yang tinggal sedikit. Sekarang sudah bisa pantau, jadi pembelian ke pabrik bias dijadwalkan,’’ ungkapnya. Langkah ini membantu menjaga stabilitas arus kas dan mengurangi risiko penumpukan barang yang kurang laku.

Meningkatkan Branding dan Kepercayaan Konsumen

Selain manajemen, aspek branding juga menjadi perhatian penting. Tim mahasiswa membantu memperbarui logo dan identitas visual Obral Gerabah Mojokerto, agar tampil lebih profesional dan mudah diingat. Konten promosi online kini lebih konsisten-dengan foto produk berlatarkan warna cerah, deskripsi singkat, dan informasi harga jelas. Semua dilakukan agar pelanggan merasa nyaman dan percaya untuk bertransaksi. ’’Kalau tampilannya bagus dan informasinya lengkap, pelanggan percaya. Itu yang kami pelajari dari mahasiswa,’’ kata Pak Hari.

Dampak bagi Lingkungan Sekitar

Keberhasilan ini juga membawa dampak positif bagi warga sekitar. Pak Hari kini melibatkan tetangga dan ibu rumah tangga untuk membantu mengemas dan mengirim pesanan online. Dengan sistem kerja rumahan, mereka mendapatkan penghasilan tambahan tanpa meninggalkan keluarga. ’’Kalau ada promo besar atau pesanan banyak, saya minta bantuan tetangga buat bungkus. Lumayan bisa saling bantu,’’ ujarnya. Model usaha ini menciptakan lingkaran ekonomi kecil yang memperkuat solidaritas di lingkungan sekitar.

Sinergi Ilmu dan Usaha Nyata

Dosen pembimbing program pendampingan menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan praktik bisnis lokal. Mahasiswa dapat mengasah kemampuan manajerial langsung di lapangan, sementara pelaku UMKM memperoleh ilmu yang aplikatif untuk pengembangan usahanya. ’’Pendampingan seperti ini membuat mahasiswa belajar bagaimana teori bisnis diterapkan dalam konteks nyata, dengan tantangan sesungguhnya,’’ ungkap dosen pembimbing.

Langkah Kecil, Dampak Besar

Kini, Obral Gerabah Mojokerto semakin siap menghadapi era digital. Dari berjualan di pinggir sungai dengan motor tua, kini Pak Hari memiliki toko fisik dengan sistem kasir digital, promosi online aktif, dan pengelolaan toko lewat BigSeller. ’’Dulu nggak nyangka bisa jualan lewat HP dan ngatur stok dari aplikasi. Sekarang sudah bisa belajar sedikit-sedikit. Yang penting semangat terus,’’ ujarnya dengan senyum bangga.

Perjalanan Pak Hari membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil-dari pinggir sungai hingga ke layar digital. Dengan semangat belajar dan dukungan yang tepat, UMKM lokal pun bisa naik kelas dan memberi inspirasi bagi banyak orang. (*)

*) Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Negeri Malang

Editor : Hendra Junaedi
#manajemen #teknologi #promosi #Inspirasi Bisnis #penjual gerabah di mojokerto #pendampingan UMKM