Dari hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pileg 2024 tingkat KPU Kota Mojokerto, 25 kursi yang tersedia bakal ditempati 11 wajah baru dan 13 incumbent.
Perolehan tertinggi diraih caleg PDIP dari dapil 1 (magersari) dr. Rambo Garudo sebanyak 2.568 suara. Sedangkan perolehan suara terendah diisi caleg dari partai Gerindra di dapil 3 (prajurit kulon), Ahmad Saifulloh atau Gus Ipung dengan perolehan hanya 733 suara.
PDIP menempatkan lima wakilnya atau kembali merajai kursi parlemen kota. Selain dr. Rambo, ada nama ketua DPC PDIP, Santoso Bekti Wibowo sebagai wajah baru.
Disusul tiga wajah lama, yakni Ery Purwanti, Sunarto, dan Silvia Elya Rosa.
Di posisi kedua, ada PKB yang juga kembali menempatkan 4 wakilnya, yakni Wahju Nur Hidajat sebagai petahana, serta Ahmad Athoillah, Hadi Prayitno, serta Enny Rahmawati sebagai pendatang baru.
Kemudian, Nasdem turut mencuri perhatian dengan raihan 3 kursi atau tambah dua kursi dari periode sebelumnya.
Yang nantinya akan diisi incumbent Indro Tjahjono dan Touffan Priambodo serta Arie Hernowo sebagai new comer.
Untuk Demokrat, juga bakal menempatkan 3 wakil yang semuanya incumbent, yakni Ketua DPC Demokrat, Deny Novianto, Udji Pramono, serta Nuryono Sugih Raharjo.
Sedangkan PKS, bakal menempatkan 3 caleg, yakni Budiarto, Makhfud Kurniawan Hidayat serta Agung Soecipto.
Lalu Golkar yang harus merosot dengan raihan hanya 2 kursi dari sebelumnya 4 kursi. Akan diisi oleh incumbent Agus Wahyudi Utomo serta dr. Ditha Roosita Ayu Lestari sebagai wajah baru.
Pun demikian juga Gerindra, yang hanya akan menempatkan dua sosok, yakni Sugiyanto di dapil 1 dan Ahmad Saifulloh di dapil 3. Serta PAN yang juga bertahan dengan dua incumbent, yakni Moeljadi, dan Suyono.
Terakhir, PPP yang masih bertahan dengan 1 kursi yang kini, ditempati ketua DPC-nya, yakni Mayor inf (Purn) Rufis Bahrudin yang menggantikan Gunawan di dapil 3.
’’Perolehan ini adalah kerja keras semua caleg. Kami masih dipercaya masyarakat dengan sosok-sosok yang baru dan lama,’’ ujar Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo.
Dari rekapitulasi itu pula, dua pentolan partai juga diprediksi gagal melenggang ke parlemen, yakni ketua DPD Golkar, Sonny Basoeki Rahardjo yang gagal bersaing di dapil 1. Meski meraup 1.954 suara, namun dirasa belum mampu mengisi pada pembagian kursi ke-11 di dapil 1.
Hal yang sama juga dialami Ketua DPC Gerindra M.Harun yang hanya meraup 718 suara atau hanya selisih 139 suara dari Makhfud Kurniawan Hidayat yang meraup 857suara. Padahal, Sonny dan Harun sudah tiga kali ini sukses duduk di parlemen.
’’Kami kaget dengan perolehan kolega kami yang sebelumnya,’’ imbuh Ketua DPC PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik.
Sementara itu, KPU telah menyerahkan hasil rekapitulasi ke tingkat Provinsi hingga pusat. Rekapituasi tersebut merupakan hasil rekap di tingkat kecamatan yang dikumpulkan dari 394 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kota Mojokerto.
Jika parpol maupun caleg masih keberatan dengan hasil tersebut, maka bisa ditempuh lewat gugatan selisih hasil penghitungan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Yang diberikan waktu pengajuannya maksimal selama tiga hari pasca pleno penetapan.
’’Sudah kami sampaikan dan sudah direkap di level provinsi sebagai keabsahan di tingkat Kota Mojokerto. Misal ada keberatan, ya ke MK. Tapi bukan proses, tapi perselisihan hasil rekap,’’ pungkas ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah