Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jelang Pilkada, Polres Bentuk Enam Satgas dan Wanti-Wanti Netralitas Anggota

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:15 WIB

 

ANTISIPASI: Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri (kiri) memimpin Latihan Pra Operasi untuk pengamanan Pilkada 2024 di Aula Hayam Wuruk, Selasa (13/8).
ANTISIPASI: Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri (kiri) memimpin Latihan Pra Operasi untuk pengamanan Pilkada 2024 di Aula Hayam Wuruk, Selasa (13/8).

KOTA - Polres Mojokerto Kota meminta anggotanya mewaspadai setiap kerawanan dan potensi gesekan selama tahapan Pilkada 2024.

Guna mengantisipasi gangguan sekecil apapun, para personel turut diwanti-wanti agar berhati-hati dalam mengambil tindakan. Hal ini untuk menekankan agar polisi tetap menjaga netralitas.

 Pesan netralitas anggota itu disampaikan Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri dalam rapat Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang diikuti pejabat utama dan kapolsek jajaran di Aula Hayam Wuruk, Mapolresta, Selasa (13/8).

Kegiatan ini digelar untuk memeriksa tingkat kesiapan personel untuk mengamankan Pilkada. ’’Apabila kita mempersiapkan semuanya dengan baik, saya yakin kita akan mudah dalam menjalankan proses Pilkada,’’ kata Daniel.

 Menjelang tahapan krusial pendaftaran pasangan calon 27-29 Agustus nanti, dia meminta agar komunikasi dengan jajaran terkait ditingkatkan.

Melalui koordinasi dengan TNI, pemkot, maupun camat, anggota diharapkan mengetahui setiap gangguan yang muncul.

 Sambang kunjung kepada masyarakat serta perangkat kelurahan atau desa pun diintensifkan sehingga setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi.

Mengenai hal ini, Daniel juga menyinggung soal netralitas anggota. Dia mewanti-wanti agar setiap personel tak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

’’Para personel Polri harus tahu cara bertindak masing-masing, yang terpenting adalah netralitas,’’ tandasnya.

 Upaya antisipasi kerawanan mencangkup dua wilayah hukum yakni 3 kecamatan di Kota Mojokerto dan 4 kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang berada di wilayah utara Sungai Brantas.

Enam satuan tugas terkait Pilkada pun telah dibentuk untuk menjaga keamanan. Keenamnya meliputi satgas preemtif, satgas preventif, satgas kamseltibcar lantas, satgas gakkum, satgas humas, dan satgas banops.

 Dalam kegiatan Latpraops itu, masing-masing kepala satuan tugas juga diminta memaparkan setiap potensi kerawanan serta diberi arahan cara bertindak. (adi/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#antisipasi #pilwali #polres mojokerto kota #Pilkada Serentak 2024 #pilkada 2024 #Kapolres Mojokerto