Polisi Sebut Pelipis Kiri Korban Terluka
MOJOANYAR - Keberadaan sesosok mayat terseret arus Sungai Brantas menggegerkan warga di kawasan Rolak Songo, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (27/6) pagi. Jasad laki-laki tersebut ditemukan memakai setelan pakian hitam.
Belakangan diketahui, mayat tersebut merupakan MFP, warga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Kali pertama mayat ditemukan warga mengambang dalam posisi telungkup di sebelah timur pintu air sekitar pukul 06.30. Sambil menunggu petugas tiba, warga berupaya menepikan jasad pria berumur 22 tahun itu dengan perahu getek. ’’Korban diperkirakan meninggal dan hanyut di sungai sekitar dua hari lalu,’’ ungkap Kapolsek Mojoanyar AKP Rizal Arisman, Sabtu (27/6).
Di lokasi, kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad pria tersebut ditemukan hanya memakai hoodie dan celana jeans hitam. Oleh petugas kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk identifikasi lebih lanjut.
Rizal menyebut, ditemukan adanya bekas luka pada pelipis mata kiri mayat tersebut. Asal muasal luka tersebut kini tengah diselidiki petugas. ’’Dugaan sementara luka akibat benturan saat hanyut di sungai,’’ terangnya.
Kondisi mayat yang telah membusuk sempat menyulitkan kepolisian melakukan identifikasi jasad korban. Dugaan sementara pria asal Jetis tersebut tewas akibat menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas. ’’Diduga indikasi bunuh diri, ada masalah keluarga,’’ tukas kapolsek. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah