KABUPATEN - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/3) malam. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon di wilayah Kecamatan Pacet dan Kutorejo tumbang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengungkapkan, dampak terparah akibat angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Pacet. Di antaranya melanda jalur alternatif Mojokerto-Batu via Cangar pada Rabu (4/3) sekitar pukul 18.30. ’’Ada tiga pohon tumbang di jalur Pacet-Cangar,’’ ungkapnya.
Salah satunya pohon randu berukuran jumbo yang roboh hingga mengakibatkan akses Mojokerto-Batu sempat tertutup. Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, pohon dengan diamerter 1,2 meter ini juga mengakibatkan seorang pengendara lalu lintas terluka. ’’Warga atas nama Andri mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon randu,’’ tandasnya.
Di jalur tersebut, juga terdapat dua pohon lainnya yakni jenis kalindra dan pohon musa berdiamater kurang lebih 35 sentimeter yang turut tumbang. Akibatnya, jalur alternatif yang menghubungkan ke Kota Batu harus ditutup selama empat jam untuk proses evakuasi yang melibatkan personel BPBD dan tim gabungan. ’’Pada pukul 22.00 pohon tumbang berhasil dievakuasi dan lalu lintas kembali lancar,’’ ujarnya.
Di saat hampir bersamaan, akses Jalan Raya Kutorejo-Pacet juga sempat tersendat akibat pohon tumbang. Sebuah pohon jenis asam berdiameter 60 sentimeter roboh di Desa Simbaringin hingga menyebabkan jalur wisata ini sempat ditutup kurang lebih 1,5 jam. BPBD mengimbau masyarakat di untuk waspada terhadap cuaca ekstrem. Pasalnya, wilayah Kabupaten Mojokerto diprediksi berpotensi dilanda hujan disertai angin kencang hingga beberapa hari ke depan. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah