Berasiswa Kuliah Pro Bestari Khusus Jenjang S1
KOTA – Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi (Pro Bestari) yang digulirkan Pemkot Mojokerto dikhususkan untuk jenjang sarjana S1. Pemberian beasiswa sebesar Rp 3,6 juta per semester itu bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dengan memperbanyak lulusan perguruan tinggi.
Pendaftaran beasiswa kuliah yang digulirkan pemkot setiap tahun itu dibuka mulai 17 Agustus nanti. Saat ini, tahapan sosialisasi tengah dilakukan ke tingkat kelurahan. ”Tujuannya sederhana, agar semakin banyak warga kota yang bisa menempuh pendidikan tinggi dan menjadi sarjana,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di hadapan ketua RT dan RW di Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Selasa (28/7) lalu.
Menurutnya, semakin banyak warga yang menempuh pendidikan tinggi, kualitas SDM akan semakin meningkat. Hal ini penting dalam upaya pembangunan daerah untuk jangka panjang. ”Sepuluh sampai 20 tahun ke depan kita akan memiliki semakin banyak SDM unggul yang akan membangun kota dan memberi kontribusi secara nasional,” tuturnya.
Tahun ini, pemkot menyediakan kuota sebanyak 300 penerima Pro Bestari. Total anggaran yang disiapkan di APBD 2026 sebesar Rp 1,08 miliar. Setiap mahasiswa yang memenuhi syarat akan mendapat bantuan biaya hidup sebesar Rp 3,6 juta. Bantuan tersebut dicairkan setiap satu semester. Bantuan disalurkan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto.
Kepala Disporapar Kota Mojokerto Ani Wijaya mengatakan, bantuan tersebut dikhususkan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi sarjana atau S1. Menurutnya, saat ini belum tersedia beasiswa kuliah untuk jenjang yang lebih tinggi. ”Untuk S2 belum ada,” ujarnya, kemarin (3/8).
Selain melalui Pro Bestari, pemkot juga menggulirkan bantuan kuliah melalui kerja sama dengan Baznas Kota Mojokerto. Yakni program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto