Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antara Perjuangan, Cinta, dan Air Mata

S
Penulis: Sofan Kurniawan❯
KISAH PERJUANGAN: Pemain teater menunjukkan akting dalam pentas berjudul Antara Perjuangan, Cinta, dan Air Mata yang digelar Komunitas Persada di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/8) malam. (Sofan JPRM)
KISAH PERJUANGAN: Pemain teater menunjukkan akting dalam pentas berjudul Antara Perjuangan, Cinta, dan Air Mata yang digelar Komunitas Persada di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/8) malam. (Sofan JPRM)

Advertisement

PEMENTASAN teater bertajuk Antara Cinta dan Perintah oleh Komunitas Persada sukses digelar di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/8) malam.

Ditulis oleh Kukun Triyoga dan disutradarai Aisya Madina, pertunjukan ini berhasil memadukan cerita kepahlawanan, romansa, dan luluh lantah hati seorang pejuang saat melakukan perlawanan terhadap penjajah.  

FRAMEN TEATER: Tokoh pria mengenakan pakaian perjuangan beradu akting.
FRAMEN TEATER: Tokoh pria mengenakan pakaian perjuangan beradu akting.

Advertisement

Format pertunjukan sengaja mengambil spirit ludruk yang bercorak egaliter dan kerakyatan. Seni tradisi yang menampilkan realitas sehari-hari ini, benar benar seperti pementasan ludruk. Pertunjukan kelompok persada tersebut diawali dengan tari remo sebagai pembuka.

Naskah Antara Cinta dan Perintah sendiri bukanlah karya yang sepenuhnya baru. Kukun Triyoga menyatakan, bahwa lakon ini merupakan gubahan dari karya terdahulu, yaitu Kunanti Kau di Jogja. 

Penonton mmengabadikan momen pentas yang digelar Komunitas Persada di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/8) malam.
Penonton mengabadikan momen pentas yang digelar Komunitas Persada di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/8) malam.

Advertisement

Melalui adaptasi naskah ini, Komunitas Persada sengaja menghadirkan patriotisme dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). ”Kita mengawali pementasan dengan tema perjuangan di awal Agustus tahun ini,” ujarnya. (fan/ris)

 

 

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Komunitas Persada Ajak Pemuda Berekspresi lewat Seni Teater

Komunitas Persada Ajak Pemuda Berekspresi lewat Seni Teater

MOJOKERTO punya komunitas teater yang aktif berpartisipasi gelaran seni pertunjukan di daerah hingga nasional. Adalah Komunitas Persada yang bermarkas di Dusun/Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Dari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer