’’Kami ucapkan selamat kepada anak-anak kami yang telah berjuang dan berhasil masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Semoga ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang gemilang.’’
Wardoyo
Kepala SMAN 1 Mojosari
SEBANYAK 65 siswa SMAN 1 Mojosari berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) negeri ternama di Indonesia melalui jalur prestasi tahun ini. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi kebanggaan bagi sekolah yang dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di bumi Majapahit.
Kepala SMAN 1 Mojosari Wardoyo mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras siswa dan guru dalam menjaga konsistensi prestasi akademik. Lolosnya puluhan pesrta didik ini menunjukkan daya saing akademik yang kuat di tengah ketatnya seleksi masuk PTN.
’’Kami ucapkan selamat kepada anak-anak kami yang telah berjuang dan berhasil masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Semoga ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang gemilang,’’ terangnya.
Puluhan siswa itu dinyatakan lolos di 11 kampus ternama di Indonesia. Di antaranya, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan Universitas Jember (Unej). ’’Kemudian, masing-masing satu siswa diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB University) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta,’’ imbuh dia.
Wardoyo memaparkan, strategi utama dalam meloloskan siswa ke jalur prestasi adalah dengan menjaga stabilitas nilai akademik sejak mereka duduk di kelas X hingga XII. Dia menegaskan, standar nilai harus tetap konsisten dan tidak mengalami penurunan agar peluang siswa semakin besar.
”Ada sejumlah program yang diunggulkan sekolah untuk meningkatkan jumlah siswa yang diterima di PTN. Yaitu, dengan strategi bedah kurikulum, pemberdayaan guru melalui pengawasan supervisi pembelajaran di dalam kelas, dan pendampingan guru dari BK,’’ ulasnya.
Dia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Semakin memacu semangat seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. ”Semoga yang lainnya juga segera menyusul meraih keberhasilan,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah