KOTA - KONI Kota Mojokerto turut menyumbangkan tujuh atletnya masuk dalam kontingen Jawa Timur untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatra Utara, 9-20 September nanti. Sedangkan, KONI Kabupaten Mojokerto menyumbang 20 atlet serta 3 pelatih.
Para atlet asal Kota Mojokerto akan bertarung di lima cabor berbeda yang akan dipertandingkan di ajang olahraga multievent tingkat nasional tersebut. Tidak sekadar tampil, ketujuh atlet juga diminta berkontribusi mengharumkan provinsi Jatim dengan persembahan medali emas. Kontribusi tersebut sekaligus sebagai pertanda jika Kota Mojokerto adalah gudangnya atlet berprestasi.
Sekretaris KONI Kota Mojokerto, Bambang Arief Pudji mengatakan, 7 atlet tersebut akan turun di cabor judo dan basket yang masing-masing 2 atlet. Disusul kurash, voli pantai, petanque yang masing-masing satu atlet. Sejak awal 2024, mereka telah menjalani pemusatan latihan sesuai jadwal masing-masing cabor. Tidak hanya di Jatim, training center (TC) juga digelar di luar negeri. ’’Kami punya tujuh atlet yang semuanya potensi medali. Mereka sudah bergabung setelah mengikuti Porprov tahun kemarin,’’ terangnya.
Atas program tersebut, Bambang menegaskan kepada tujuh atlet agar tampil prima selama di Sumut dan Aceh. Bahkan, dirinya membebani setiap atlet mampu merealisasikan medali emas. Dengan realiasi itu, maka nama Kota Onde-Onde turut harum di dunia olahraga nasional. ’’Kami targetkan medali emas semua. Insyaallah, Senin (2/9) mereka akan dilepas oleh PJ Wali Kota Mojokerto,’’ tambahnya.
Tak hanya di kota, 20 atlet dan 3 pelatih di Kabupaten Mojokerto juga menjadi bagian dari kontingen Jatim untuk PON XXI. Mereka akan turun di di 11 cabor. Yakni hoki sebanyak 4 atlet dan 1 pelatih, kurash 2 atlet, menembak 2 atlet, sepak takraw 1 atlet, selam 1 atlet, kabaddi 4 atlet dan 1 pelatih, bulutangkis dan sepak bola 1 atlet, judo 2 atlet 1 pelatih, serta woodball dan bola tangan yang masing-masing 1 atlet.
Berbeda dengan kota, KONI Kabupaten Mojokerto tidak menargetkan anak asuhnya dengan perolehan prestasi khusus. Mereka hanya diminta untuk tampil maksimal dan fokus selama bertanding. ’’Karena ini hajat KONI Provinsi Jatim, kami berpesan kepaa atlet agar fokus sesuai dengan pertandingan dan yang dijalani di setiap cabor,’’ pungkas Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Suher Didieanto. (far/fen)
Editor : Imron Arlado