KOTA - Tanggul Sungai Sadar di Lingkungan Ngaglik, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, akhirnya diperbaiki. Plengsengan sepanjang belasan meter yang dekat dengan permukiman warga itu sebelumnya sudah ambrol selama sebulan lebih.
Pantauan di lokasi kemarin (21/6), perbaikan tanggul yang hanya berjarak sekitar dua meter dari jalan lingkungan itu telah tuntas dikerjakan. Dinding sungai setinggi kurang lebih tiga meter yang mengalami longsor sejak 4 Mei lalu dibangun lagi. ’’Sudah selesai diperbaiki beberapa minggu ini,’’ kata Mujiono, warga sekitar.
Area tanggul di aliran sungai yang menikung itu sebelumnya menjadi tempat bangunan semi permanen milik warga lingkungan. Bangunan terbuka dengan tiang dan atap tersebut biasanya dipakai untuk kegiatan warga. Saat kejadian longsor, bangunan ikut rusak karena terbawa material yang ambrol ke sungai. ’’Sekarang belum dipasang lagi,’’ imbuhnya.
Ambrolnya tanggul di area permukiman ini memicu kekhawatiran warga. Pasalnya, kerusakan selama sebulan yang tak kunjung ditangani berpotensi meluas dan terjadi banjir apabila debit sungai mengalami peningkatan. ’’Sebelum ambrol ini kan sudah retak-retak, jadi waswas juga kalau tambah lebar rusaknya,’’ tutur Wahyu, warga lain.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perbaikan tanggul sungai di tengah kota ini dikerjakan tim BBWS Brantas selaku pengelola aliran. Perbaikan dilakukan sejak 5 Juni lalu setelah Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto melaporkan adanya tanggul yang ambrol. Kabid Sumber Daya Air Dinas (SDA) PUPR Perakim Basuki Ismail belum merepons soal tuntasnya perbaikan tanggul tersebut.
Sebelumnya, Basuki mengatakan, selain ke BBWS Brantas, titik tanggul yang mengalami kerusakan juga dilaporkan ke Perum Jasa Tirta I dan Dinas PU SDA Provinsi Jatim. ’’Semua tanggul yang rusak di Sungai Brangkal dan Sungai Sadar sudah kami laporkan agar segera ada penanganan,’’ tuturnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah