GONDANG - Pemkab Mojokerto mengalokasikan dana sebesar Rp 900 juta untuk merevitalisasi jaringan air bersih akibat terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Gondang. Proyek yang bersumber dari anggaran belanja tak terduga (BTT) ini bakal digulirkan mulai bulan depan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah mengatakan, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi jaringan air bersih di Kecamatan Gondang telah dikucurkan melalui BTT. ’’Ya, sudah. Jumlahnya sekitar Rp 900 juta sekian,’’ ungkapnya.
Yuni mengatakan, proses perencanaan juga telah tuntas dikerjakan. Kini, pihaknya menyiapkan tahapan selanjutnya dengan proses pengadaan melalui katalog elektronik (e-katalog) konstruksi. ’’Sekarang ini persiapan kompetisi,’’ ujar dia.
Sesuai rencana, kucuran anggaran tersebut diperuntukkan untuk membangun kembali jaringan air bersih yang diterjang banjir dan longsor pada 20 Maret lalu. Masing-masing yang berada di Desa Dilem dan Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang. ’’Jadi terbagi jadi dua pekerjaan,’’ tuturnya.
Sentuhan infrastruktur bakal menyasar beberapa bagian. Meliputi pembangunan penangkap air, perbaikan tandon, hingga pipanisasi. Yuni memaparkan, proses pengadaan paket proyek revitalisasi ditargetkan rampung dalam bulan ini. Setelah ditetapkan pemenang, maka pekerjaan fisik akan langsung digulirkan. ’’Insya Allah Juli sudah pelaksanaan,’’ pungkasnya. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah