REMAJA Masjid (Remas) Agung Al Fattah, Kota Mojokerto dinilai menjadi organisasi kepemudaan (OKP) yang sukses dalam bidang kemandirian finansial. Sebab, organisasi ini kedepannya ditunjuk sebagai role model untuk OKP lainnya dalam membina unit usaha sesuai dengan potensi sekitar.
Kemarin (22/1), Remaja Masjid (Remas) Agung Al Fattah, Kota Mojokerto mendapatkan visitasi sekaligus monitoring OKP dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwsiata (Disporapar) Kota Mojokerto. Kunjungan tersebut sekaligus mengapresiasi Remas Agung Al Fattah yang berhasil menjalankan berbagai unit usaha dalam program kerjanya. ’’Kita mendapat apresiasi untuk usaha produk madu dan parfum yang saat ini kita jalankan,’’ kata Aris Aprianto, pengurus Remas Masjid Agung Al Fattah.
Dari kunjungan itu pula, Aris menyebut, Remas Masjid Agung Al Fattah mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan Pemkot Mojokerto. Sebab, organisasi ini dianggap sukses menerapkan kemandirian finansial dengan berbagai produk yang dimiliki. ’’Kita ditunjuk sebagai role model untuk berbagai kegiatan workshop karena kita sudah berhasil menerapkan kemandirian finansial,’’ imbuhnya.
Diharapkan, melalui perhatian dan peranan yang strategis ini, bidang kepemudaan kian bersemangat menghidupkan kemandirian finansialnya. Di sisi lain, role model dari Remas Masjid Agung Al Fattah diharapkan mampu memberi motivasi OKP lainnya untuk berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional.
’’Semoga role model ini bisa memotivasi organisasi kepemudaan lainnya, terutama dalam bidang kemandirian finansial sehingga mampu membuka lapangan kerja baru dengan potensi yang ada,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah