MEMPERINGATI Hari Pahlawan, Yayasan Mutiara Berkarya Indonesia (Yamubina) Mojokerto sukses menyelenggarakan program bakti sosial. Kegiatan ini secara resmi bertajuk Kegiatan Bakti Sosial Veteran Perang Mojokerto, dengan mengusung tema yang kuat Satu Hati Peduli, Seribu Terima Kasih untuk Veteran: Merajut Kenangan dan Kepedulian untuk Pahlawan Bangsa.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata apresiasi dan perhatian tulus dari Yamubina kepada para veteran pejuang dan janda veteran yang telah berjasa besar merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Mojokerto. Dilaksanakan secara intensif selama 19-20 November 2025, bakti sosial ini menggunakan konsep door-to-door.
Ketua Pelaksana Iwan Nopiyanto menyatakan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengisi kekosongan perhatian yang sering dialami para veteran. ’’Banyak dari para veteran kita yang kondisinya sangat kurang diperhatikan saat usia yang sudah renta. Perhatian sekecil apa pun dari kita, generasi penerus, sangatlah berarti untuk mereka,’’ ungkapnya.
Momen paling berharga adalah saat bertemu dengan Umi Kalsum, satu-satunya veteran perempuan yang masih hidup di Mojokerto. Dia membagikan kisah perjuangan dan pengabdiannya yang multidimensi. ’’Dulu saya mendirikan sekolah untuk anak-anak yang ingin mengenyam pendidikan, sekaligus terlibat langsung dalam mendukung perjuangan,’’ imbuh dia.
Kisah Umi Kalsum menjadi pengingat berharga akan pengorbanan tanpa batas yang dilakukan oleh para pejuang. Ia membuktikan perjuangan kemerdekaan melibatkan peran heroik di berbagai bidang, baik militer, logistik, maupun pendidikan. ’’Kegiatan Bakti Sosial Veteran Perang Mojokerto ini menegaskan kembali komitmen untuk merajut kenangan dan kepedulian terhadap para pahlawan bangsa, memastikan jasa mereka abadi dalam ingatan seluruh masyarakat,’’ tandas Ketua Yayasan Yamubina Agus. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi