Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Melasti, Penyucian Diri di Patirtan Jolotundo Mojokerto, Peninggalan Era Kerajaan Kahuripan

Sofan Kurniawan • Senin, 4 Maret 2024 | 21:07 WIB

Umat melakukan persembahyangan Melasti di Patirtan Jolotundo, Trawas, Mojokerto, Minggu (3/3).
Umat melakukan persembahyangan Melasti di Patirtan Jolotundo, Trawas, Mojokerto, Minggu (3/3).
TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto - Hari Raya Nyepi tinggal menghitung hari, ratusan umat Hindu melakukan prosesi penyucian diri atau Melasti di Patirtan Jolotundo Trawas, Minggu (03/3) pagi.

PROSESI: Ratusan umat Hindu melakukan persembahyangan Melasti di patirtan jolotundo
PROSESI: Ratusan umat Hindu melakukan persembahyangan Melasti di patirtan jolotundo

Patirtan peninggalan raja Kahuripan, Airlangga tersebut dipenuhi ratusan umat dari berbagai daerah seperti Mojokerto, Sidoarjo, hingga Pasuruan.

KOMPAK: Umat mengusung jumpana ditetakkan di bibir patirtan Jolotundo sebagai sarana persembahyangan
KOMPAK: Umat mengusung jumpana ditetakkan di bibir patirtan Jolotundo sebagai sarana persembahyangan

Acara dimulai pukul 08.30. Ratusan umat mengikuti prosesi peribadatan di depan altar candi dengan penuh khidmat.

KHIDMAT: Umat melakukan persembahyangan prosesi upacara melasti
KHIDMAT: Umat melakukan persembahyangan prosesi upacara melasti

Setelah dikirab, puluhan jumpana diletakkan tepat di bibir candi.

RITUAL: Pemangku melempar sesaji berupa hewan ke kolam Patirtan Jolotundo.
RITUAL: Pemangku melempar sesaji berupa hewan ke kolam Patirtan Jolotundo.

Persembahyangan berjalan kurang lebih dua jam. Usai semadi, ratusan umat meninggalkan tempat dengan terlebih dahulu membersihkan sampah di lokasi candi.

Prosesi kirab ratusan umat Hindu menuju Patirtan Jolotundo.
Prosesi kirab ratusan umat Hindu menuju Patirtan Jolotundo.

I Gede Diun, salah satu panitia penyelenggara mengatakan, upacara Melasti bertujuan mempersiapkan menuju tapa brata penyepian yang jatuh pada hari Senin (11/3) mendatang.

SAJEN: Pemotongan anak ayam sebagai sesaji dalam prosesi Melasti.
SAJEN: Pemotongan anak ayam sebagai sesaji dalam prosesi Melasti.

Bertepatan dengan tahun baru Saka 1946, umat Hindu melakukan prosesi Melasti atau penyucian diri. Pihaknya juga berpesan untuk terus menjaga harmoni kerukunan antar umat beragama.

KOMPAK: Umat mengusung jumpana ditetakkan di bibir patirtan Jolotundo sebagai sarana persembahyangan
KOMPAK: Umat mengusung jumpana ditetakkan di bibir patirtan Jolotundo sebagai sarana persembahyangan

’’Pasca pemilu saat ini semoga semua umat rukun dan hidup dalam harmoni kebersamaan,’’ ucapnya. (fan/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#melasti #jolotundo #hindu #nyepi #mojokerto