Sebagai wadah yang menampung aspirasi masyarakat, keberadaan ormas memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan. Termasuk, dalam menciptakan kondusivitas pesta demokrasi serentak 2024 nanti.
Pemkot melalui Bakesbangpol Kota Mojokerto secara rutin menggelar forum diskusi antar-ormas tiap tahun.
Melalui kegaiatan tersebut, baik ormas maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) diharapkan dapat termotivasi dalam mengembangkan kemampuan manajerial dan memberdayakan organisasi masing-masing.
’’Harapannya juga dapat terjalin kerja sama yang baik dengan Pemkot Mojokerto maupun antar-ormas lainnya,’’ papar Plt Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto Soegeng Rijadi Prajitno.
Sehingga, kata dia, ormas juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap program-program prioritas di Kota Mojokerto.
Seperti yang telah dilakukan dengan menggerakkan masyarakat untuk menjaga keharmonisan di Kota Onde-Onde melalui aksi jambore ormas pada tahun 2021 lalu.
Bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto, partisipasi ormas menghasilkan lingkungan di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan menjadi kampung harmoni.
Bhakti ormas tersebut sebagai implementasi atas penghargaan Harmony Awards yang diterima dari Kemenag RI.
’’Dengan penuh dedikasi dan kesadaran kolektif, kami harap ormas bisa terus memberikan kontribusi nyata dalam menjaga semangat kerukunan dalam kebinekaan di Kota Mojokerto,’’ tutur Soegeng.
Menyambut pesta demokrasi 2024, Soegeng juga mengajak ormas untuk turut serta dalam menjaga kondusivitas situasi sosial politik di Kota Mojokerto. Baik pada saat pelaksanaan pilpres, pilkada, dan pileg.
’’Karena ormas menjadi bagian penting dari masyarakat dalam mensukseskan pelaksanaan pemilu hingga pilkada serentak tahun 2024,’’ pungkasnya. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah