Bagi Muhammad Alfarizi, bukber memiliki banyak manfaat positif. Selain berbagi kebahagiaan, menyantap menu buka bersama juga dapat menguatkan tali persaudaraan serta kepedulian kepada sesama. ’’Karena ada juga yang bukber dibarengi dengan kegiatan bagi-bagi takjil dan sebagainya,’’ tutur warga Kota Mojokerto itu.
Menurutnya, kegiatan bukber bisa menjadi sarana meningkatkan kualitas spiritual yang menjadi esensi Ramadan. Melalui tradisi positif ini, keluarga dan sabahat bisa saling bertemu kembali. Koneksi baik antarindividu pun bisa terbangun kembali lewat pertemuan yang hangat dan penuh makna. ’’Termasuk pula ketika misalnya bukber bersama rekan kerja, kekompakan bisa terjalin,’’ imbuhnya.
Alfarizi mengaku tidak mempersoalkan pilihan tempat bukber. Baginya warung makan sederhana atau restoran sama saja. Baginya, yang terpenting adalah keabrakan yang terbangun selama momen duduk bersama dan hal-hal baik yang ditimbulkan setelahnya. ’’Kalau soal tempat yang penting ada tempat salatnya, selain itu kita ngikut saja, karena yang lebih penting itu orang-orangnya,’’ tandas dia. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah