Jawa Pos Radar Mojokerto - Jam tidur menjadi aktivitas terakhir seseorang untuk menjalani aktivitas pada keesokan harinya. Namun, tidur dalam keadaan gelap dan terang tetap menjadi perdebatan banyak orang.
Meskipun begitu, ternyata tidur dalam keadaan gelap banyak dipilih orang-orang dibandingkan dengan tidur dalam keadaan terang. Tidur dalam keadaan gelap dapat meningkatkan kualitas tidur yang signifikan.
Karena, paparan cahaya yang ada saat tidur dapat menghalangi produksi melatonin. Dan bila hal tersebut terus-menerus dilakukan akan membuat kondisi tidur semakin buruk.
Di sisi lain, paparan cahaya yang ada saat tidur dalam keadaan gelap menjadi berkurang sehingga tidur menjadi lebih nyenyak dan tahan lama. Berikut adalah alasan mengapa banyak orang memilih tidur dalam keadaan gelap atau lampu dimatikan.
1. Kualitas Tidur Semakin Meningkat
Dalam keadaan gelap, tubuh akan mengingat dan memberikan memori bahwa sudah saatnya istirahat atau tidur. Dengan tidur dalam keadaan gelap, kualitas istirahat atau tidur akan menjadi lebih berkualitas.
Mengatur paparan cahaya saat sebelum tidur malam menjadi cara yang efektif untuk menjaga siklus dalam tubuh. Karena, mata kita akan selalu menangkap cahaya mulai dari pagi hingga sore, serta gelap saat malam tiba.
Berbeda dengan tidur dalam keadaan terang, kondisi tubuh akan kebingungan menangkap cahaya yang terjadi. Hormon akan kebingungan apakah saat itu siang atau malam.
2. Menjaga Kualitas Mata
Tidur dalam kondisi gelap dapat menjaga kesehatan mata. Karena, tidur dalam kondisi gelap dapat meningkatkan kualitas tidur, sehingga tubuh akan menjadi lebih sehat dan bugar. Terlebih lagi pada area mata.
Berbeda dengan tidur dalam keadaan terang, mata tidak akan mudah sakit dan mudah mencerna cahaya yang terjadi.
Selain itu, dalam kondisi terang membuat kebanyakan orang susah tidur, sehingga dapat menimbulkan lingkaran hitam atau mata panda di area mata.
3. Mengurangi Depresi
Ternyata tidur dalam kondisi lampu dimatikan dapat mengurangi depresi atau gangguan mental. Berbeda dengan kondisi gelap, ketika tidur dalam kondisi terang akan lebih rentan membuat seseorang mengalami depresi.
Ketika seseorang mengalami depresi, jam tidur atau istirahat orang tersebut akan terganggu. Maka dari itu, pencahayaan yang redup ketika tidur dapat meningkatkan perubahan fisiologis pada manusia.
4. Mengurangi Risiko Obesitas
Siapa sangka jika tidur dalam keadaan lampu dimatikan dapat mengurangi resiko obesitas. Ketika seseorang tidur dalam kondisi terang, hal tersebut cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi.
Sehingga, cahaya redup yang terjadi saat kondisi tersebut dapat mengurangi resiko obesitas dengan cara mengatur ulang ritme fisik.
5. Dapat Memperpanjang Usia
Manfaat tidur dalam kondisi lampu dimatikan yaitu memperpanjang usia. Hal tersebut dikarenakan produksi melatonin yang selalu memberi efek pada tubuh kita.
Hal itu menyinkronkan antara jadwal tidur dan bangun yang dialami seseorang sehingga peningkatan kesehatan secara menyeluruh yang berpotensi memperpanjang usia.
Tips Tidur Dalam Kondisi Gelap atau Cahaya Dimatikan
- Gunakan perlengkapan pencahayaan dari luar. Hal tersebut dilakukan agar dapat membantu mengurangi pencahayaan.
- Menggunakan tirai tembus pandang. Hal itu dapat membantu untuk menghalangi cahaya dari luar yang akan masuk ke tempat tidur
- Menonaktifkan alat elektronik. Perangkat elektronik seperti handphone dan televisi yang masih menyala dapat mengganggu produksi melatonin. Sehingga, alangkah baiknya jika menonaktifkan alat elektronik sebelum tidur
- Melawan rasa takut dengan gelap. Beberapa orang memiliki ketakutan akan gelap. Kalian dapat berpikir positif dengan menjauhkan pikiran negatif mengenai kegelapan.
Baca Juga: Selalu Berusaha Bahagia, Inilah Ciri-Ciri, Dampak dan Cara Menghindari Toxic Positivity
Itulah penjelasan mengenai kebanyakan orang tidur dalam kondisi gelap atau mati dimatikan. RENO
Editor : Imron Arlado