Mereka bertugas selama 24 jam mengawal dan membantu pelayanan kesehatan pemudik yang menuju atau melintasi Kabupaten Mojokerto.
Salah satunya seperti di Pos Pengamanan (Pospam) Taman, Kecamatan Mojosari.
Belasan tenaga medis dari Puskesmas Modopuro ikut berjaga serta memberikan pelayanan kesehatan di pos tersebut. Penyiagaan nakes berlangsung sejak 4-16 April.
’’Dari Puskesmas Modopuro, sehari ada dua orang nakes dan satu supir ambulans yang bertugas,’’ kata Kepala Puskesmas Modopuro Edi Gandiriyanto.
Selama berjaga, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai langkah untuk membantu pelayanan kesehatan para pemudik.
’’Apabila terjadi kasus atau kejadian luar biasa, seperti kecelakaan atau serangan sakit berat secara tiba-tiba, kita siapkan tindakan kedaruratan hingga harus dirujuk ke rumah sakit,’’ ujar Edi.
Dalam pelaksanaan bantuan pelayanan kesehatan pemudik, Puskesmas Modopuro juga dibantu tim gabungan dari Puskesmas Watukenongo, Pungging, Pesanggrahan dan Mojosari dan sejumlah instansi pemerintah terkait.
Menurutnya, koordinasi dengan instansi lain mutlak harus dilakukan, karena membantu para pemudik perlu dilakukan secara terpadu dan terkelola secara baik.
’’Instansi lain seperti, TNI-Polri dan lainnya, merupakan instansi yang koordinasinya sangat baik dalam penanganan bantuan selama musim mudik Lebaran,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah