Penataan kawasan kumuh terus didorong secara bertahap dan berkelanjutan. Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu sasaran dalam pelaksanaan survei lokasi penanganan kumuh. Yakni, melalui kunjungan Dirjen Permukiman dan Pedesaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sabtu (2/5).
KAWASAN RT 04-05, RW 02, Dusun Kedungmaling I, Desa Kedungmaling, menjadi lokasi survei tersebut. Kegiatan ini dihadiri langsung Plt Dirjen Permukiman dan Pedesaan, Kementerian PKP Rini Dyah Marwarty, BP3KP Jawa IV Alisia Ardita Rizki, Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto, Kepala Bappeda Bambang Eko Wahyudi, Kabag Pembangunan Setdakab Yudiansyah, serta perwakilan dari dinas PUPR, DLH, BPBD, dan pendamping tenaga fasilitator lapangan (TFL).
Plt Dirjen Permukiman dan Pedesaan, Kementerian PKP Rini Dyah Marwarty menyampaikan, program penanganan kawasan kumuh ini tak sekadar pembangunan fisik. Tetapi, menjadi upaya menghadirkan kualitas hidup yang lebih layak bagi masyarakat. ’’Survei ini langsung ditujukan untuk memastikan setiap rencana tepat sasaran. Mulai dari penataan kawasan hingga peningkatan sanitasi rumah,’’ paparnya.
Dia menambahkan, saat ini proses reviu detail engineering design (DED) tengah berlangsung dan akan dipercepat agar pelaksanaan segera dimulai. Penanganannya akan mencakup peningkatan infrastruktur jalan, drainase, bedah rumah, air bersih sampai pencegahan kebakaran dan persampahan.
’’Tentunya keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran Pemdes Kedungmaling dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto serta elemen masyarakat. Harapannya, penataan tahun 2026 ini tidak hanya membangun, namun menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan,’’ ungkapnya.
Kepala Desa Kedungmaling Edy Prabowo mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan survei yang dilakukan tersebut. Menurutnya, kunjungan ini menjadi bukti kerja keras pemdes dalam mewujudkan transformasi menuju kawasan yang maju, sehat, dan sejahtera. ’’Syukur alhamdulilah, proses pengusulan yang sangat panjang, lebih dari setahun telah membuahkan hasil yang menggembirakan,’’ ulasnya.
Dia berharap, pengerjaan program penanganan kumuh ini segera terlaksana mulai bulan ini. Sebab, adanya program ini sebagai bukti Desa Kedungmaling dipilih sebagai titik awal intervensi menyeluruh. Mulai dari perbaikan rumah, akses air bersih, sanitasi, hingga infrastruktur dasar.
’’Terima kasih kasih kepada Bupati Mojokerto Gus Barra, terutama pelaksana dari OPD dan pendamping TFL, yang tak pernah lelah berjuang mengusulkan proyek ini dengan segala dinamika dan suka dukanya,’’ pungkas dia. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah