Pemerintah Desa (Pemdes) Kutorejo, Kecamatan Kutorejo, mulai mengembangkan peternakan ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Program tersebut dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
KEPALA Desa Kutorejo Akhmad Nurul Huda mengatakan, pembangunan kandang ayam petelur dilakukan pada akhir tahun lalu. Program ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat desa. ’’Untuk ketahanan pangan, Pemerintah Desa Kutorejo telah membangun kandang ternak ayam petelur yang dikelola BUMDes,’’ ujarnya.
Huda, sapaan akrab Akhmad Nurul Huda, menjelaskan, pembangunan kandang dimulai pada Desember 2025. Saat ini terdapat ratusan ayam petelur yang dipelihara. ’’Jumlahnya sekitar 480 ekor ayam petelur,’’ terangnya.
Ia berharap program tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kutorejo, terutama dalam memenuhi kebutuhan telur sebagai salah satu sumber protein. ’’Dengan telur yang dihasilkan nanti, semoga bisa membantu mencukupi kebutuhan masyarakat,’’ tambahnya.
Sementara itu, Akhmad, petugas perawat ternak menambahkan, ayam-ayam tersebut sudah mulai bertelur meski belum seluruhnya. ’’Alhamdulillah ayam-ayam ini sudah mulai bertelur. Memang belum semuanya, tapi sudah ada puluhan telur yang dihasilkan,’’ ujarnya.
Menurutnya, produksi telur diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya usia ayam petelur. ’’Seiring waktu nanti semua ayam akan bertelur dan hasilnya bisa lebih maksimal,’’ katanya. Untuk menjaga kondisi kandang tetap bersih dan mengurangi bau, perawatan rutin juga dilakukan. ’’Biasanya kandang saya siram menggunakan kapur agar tidak menimbulkan bau,’’ pungkasnya. (dik/fen)
Editor : Fendy Hermansyah