KABUPATEN - Polres Mojokerto membentuk dua peleton baru untuk menambah kekuatan dalam menghadapi gangguan kamtibmas. Personel gabungan dilibatkan dalam satuan pasukan anyar tersebut.
Masing-masing adalah peleton Dalmas Kerangka dan peleton Power on Hand (POH). Keduanya dibentuk melalui apel dan gelar pasukan yang dipimpin Wakapolres Mojokerto Kompol Grandika Indera Waspada di halaman Mapolres Mojokerto, Selasa (4/8).
Grandika menyatakan, pembentukan dua peleton baru tersebut menjadi langkah strategis dalam merespons situasi kamtibmas yang semakin dinamis di wilayah hukum Polres Mojokerto. ’’Dengan dibentuknya peleton Dalmas Kerangka dan POH ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan operasional Polres Mojokerto dalam menjaga stabilitas keamanan,’’ ujarnya.
Dijelaskannya, Dalmas Kerangka dikhususkan untuk menghadapi situasi yang membutuhkan pengendalian massa secara humanis, terukur, dan sesuai prosedur. Satuan pasukan ini terdiri dari gabungan personel dari polres dan jajaran polsek dengan kekuatan 2 peleton.
Sedangkan, sebanyak 3 peleton personel gabungan juga dibentuk dalam POH. Satuan pasukan tersebut, papar Grandika, dipersiapkan secara spesifik untuk merespons keadaan darurat secara tiba-tiba di tengah masyarakat. ’’POH ini hadir agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” tegasnya.
Selain memperkuat kesiapsiagaan personel, ujar Grandika, pembentukan peleton baru tersebut juga bertujuan untuk mempercepat respons terhadap gangguan kamtibmas. Karena itu, 5 peleton yang tergabung dalam Dalmas Kerangka dan POH ditargetkan mampu hadir lebih cepat saat terjadi berbagai ancaman gangguan di tengah masyarakat. ’’Dengan kesiapan ini, Polres Mojokerto berharap mampu memberikan pelayanan terbaik dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas wilayah,’’ tandas mantan Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya ini. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto