Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Penjaga Warung Kopi di Ngoro Mojokerto Ditemukan Tewas, Hidung dan Mulut Keluarkan Darah

Rizal Amrulloh • Selasa, 28 April 2026 | 09:55 WIB
NAHAS: Polsek Ngoro dan tim inavis melakukan olah tempat kejadian perkara atas temuan jenazah penjaga warkop di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Minggu (26/4) malam. (Rizal JPRM)
NAHAS: Polsek Ngoro dan tim inavis melakukan olah tempat kejadian perkara atas temuan jenazah penjaga warkop di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Minggu (26/4) malam. (Rizal JPRM)

 

’’Ya, benar. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam warung kopi,’’

Kompol Heru Purwandi

Kapolsek Ngoro 

Polisi Amankan Palu di Lokasi Kejadian

NGORO - Seorang penjaga warung kopi (warkop) di Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas, Minggu (26/4). Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Korban adalah Jaka Ari Yahya, asal Desa Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Pria 27 tahun ini ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di tempat kerjanya di sebuah warkop di Dusun Manduro RT 12/RW 03, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro pada Minggu (26/4) sekitar pukul 21.45. ’’Ya, benar. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam warung kopi,’’ tandas Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi, kemarin (27/4).

Dijelaskannya, jasad korban pertama kali ditemukan pemilik warkop, Yudha Teguh Prasetyo. Awalnya,  terang kapolsek, si pemilik hendak mengecek tempat usahanya. Sesampainya di lokasi, kondisi warkop ternyata dalam keadaan tertutup dan gelap.

Yudha kemudian membuka pintu yang tak terkunci untuk mencari keberadaan pegawainya. ’’Setelah masuk, korban diketahui sudah dalam posisi tidur terlentang dan tidak bergerak sama sekali,’’ tandas Heru.

Saat ditemukan, korban diduga meninggal dengan kondisi tidak wajar dengan mulut dan hidung mengeluarkan darah. Pemilik warkop kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngoro.

Usai menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan visum.

Heru menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Di antaranya dengan mengamankan sejumlah barang bukti, meliputi handphone, pakaian korban yang terdapat bercak darah, hingga sebuah palu yang ditemukan di lokasi. ’’Masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi, termasuk menghadirkan keluarga korban,’’ pungkas Heru.

Diperkirakan, korban meninggal belum lebih dari sehari. Karena pada Sabtu (25/4) malam, Jaka Ari masih terlihat aktif menjaga warkop. Namun keesokan harinya, korban sudah tidak merespons saat dihubungi oleh pemilik warung. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#penjaga warung kopi tewas #pembunuhan ngoro #pembunuhan mojokerto #dugaan pembunuhan