Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Optimalkan Pelayanan Warga, Kembangkan Anjungan Desa

Martda Vadetya • Minggu, 2 November 2025 | 15:00 WIB

 

Amarta Ahmad, S.Pd Sekretaris Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko
Amarta Ahmad, S.Pd Sekretaris Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko
 

SEDIKIT banyak Amarta Ahmad ikut andil dalam menyukseskan segudang program dan inovasi Pemerintah Desa (Pemdes) Klinterejo di tiga dusun. Didapuk sebagai sekretaris Desa Klinterejo sejak 2018, Amarta tak sekadar berkutat dalam urusan administrasi pemerintahan maupun keuangan desa. Melainkan juga menyusun rencana kerja sekaligus terobosan untuk pelayanan masyarakat.

 SALAH satu inovasi yang tengah digeber adalah pelayanan online bagi sekitar 1.800 warga di tiga dusun. Yakni, lewat anjungan desa mandiri (ADM), mesin layanan digital layaknya ATM bank yang bisa diakses warga untuk keperluan administrasi. Seperti KTP, KK, dan SKCK, hingga informasi publik lainnya.

”Kita sudah mengawali ini sejak tahun 2020 lalu. Insya Allah tahun depan akan di-upgrade jadi seperti layanan anjungan ini,” ungkap pria yang karib disapa Ata ini. 

Dia menjelaskan, sejak lima tahun lalu Pemdes Klinterejo mengawali dengan menyempurnakan database kependudukan warga.

 

 

Secara bertahap, nantinya pelayanan digital lewat website desa ini direalisasi agar bisa diakses seluruh warga. ”Bagaimana agar pelayanan ini bisa diakses warga di manapun dan kapanpun,” jelas pria 39 tahun ini.

 Sejauh ini, lanjut Ata, pelayanan publik di Desa Klinterejo mengandalkan sistem offline yang hanya bisa diakses operator desa. ”Jadi, sistem pelayanan online itu nanti benar-benar dikelola desa,” imbuh ayah dua anak ini.

Selain sekretaris desa, Ata juga berperan sebagai tandem Kepala Desa Klinterejo M. Zainal Abidin dalam mengembangkan seabrek program desa lainnya. Baik dalam ketahanan pangan, pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengelolaan BUMDes, hingga koperasi desa Merah Putih yang sedang digeber.

 

 

 ”Kita sesuaikan regulasi yang berlaku, agar program-program untuk masyarakat di desa ini bisa terealisasi dengan optimal,” imbuhnya. Tak heran, belakangan sejumlah penghargaan berhasil diraih desa dengan tiga dusun ini. Salah satunya, penghargaan Status Desa Mandiri dari Kemendes PDTT pada tahun 2024. 

Ada sejumlah indikator penilaian yang mesti dilalui hingga sebuah desa lolos dan dilabeli Desa Mandiri tersebut.

 

 

”Untuk membantu tugas kepala desa, kita harus mampu menelaah aturan dan regulasi agar program-program ini bisa terimplementasi untuk masyarakat,” imbuh alumnus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ini. (vad/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Optimalkan Pelayanan ke Masyarakat #program inovasi #Sosok #sooko mojokerto #klinterejo #figur