Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Geser KKN di Desa Penari, JUMBO Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa dengan Cetak 10 Juta Penonton

Salsa Virly Khabilta • Senin, 2 Juni 2025 | 00:40 WIB
Poster Film Jumbo (instagram.com/jumbofilm_id)
Poster Film Jumbo (instagram.com/jumbofilm_id)

JPRM - Film Jumbo, sebuah karya animasi dari Visinema Studios yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy, kini resmi menyandang predikat sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa pada Jumat, (30/5).

Dalam waktu kurun 60 hari penayangan di seluruh bioskop nasional, film ini berhasil menarik perhatian dan menembus angka lebih dari 10 juta penonton.

"Dengan ditutupnya tracking boards BiBO/Cinepoint untuk Jumbo malam ini, maka saya ucapkan selamat kepada cast and crew atas pencapaian tembus 10 juta," tulis akun media sosial X Bicara Box Office.

Dengan pencapaian luar biasa ini, Jumbo berhasil menggeser rekor sebelumnya yang dipegang oleh KKN di Desa Penari (2022), yang kala itu meraih angka penonton serupa, tetapi dalam rentang waktu lebih panjang, yakni lebih dari 90 hari tayang.

"Selanjutnya (film Jumbo) mencapai tangga #1 film Indonesia dalam 1-2 hari ke depan. Sekali lagi, selamat!" lanjutnya.

Keberhasilan Jumbo bukan hanya mencatat rekor jumlah penonton terbanyak, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan film animasi Indonesia, sebuah genre yang selama ini belum begitu dominan dalam industri perfilman Tanah Air.

Tentunya, kesuksesan ini menandai kemajuan besar, terutama dalam hal penerimaan publik terhadap film animasi lokal.

Film ini mulai tayang sejak momen Lebaran Idulfitri dan terus diminati hingga akan memasuki Lebaran Haji (Iduladha), menjadikannya bagian dari momen penuh keceriaan selama musim libur terutama bersama keluarga.

Sepanjang periode tersebut, Jumbo juga berhasil memecahkan sejumlah rekor lainnya, termasuk menjadi film animasi terlaris se-Asia Tenggara. Bahkan, dari segi jumlah penonton, film ini mengungguli beberapa film animasi produksi Hollywood yang dirilis di Indonesia selama empat kali masa liburan panjang sebelumnya.

Kesuksesan yang diraih oleh Jumbo membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri animasi di Indonesia. Capaian ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi para kreator, investor, dan produser untuk semakin percaya diri dalam mendukung dan mengembangkan karya animasi lokal.

 

 

Dengan hasil yang luar biasa ini, terbentang harapan bahwa animasi Indonesia akan semakin mendapat tempat dan perhatian serius di industri perfilman.

Dalam keterangannya pada Jumat (30/5), Ryan Adriandhy, penulis sekaligus sutradara film Jumbo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Sebuah berkah yang sangat kami syukuri. Ini adalah berkat doa, kerja keras, dan keyakinan bukan hanya dari kreator, namun juga para penonton dan keluarga Indonesia yang ikut memiliki Jumbo,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ia merasa bahagia bisa menjadi bagian dari sebuah pencapaian bersejarah yang dicapai bersama-sama. “Senang rasanya menciptakan sejarah bersama banyak orang yang merasa memiliki karyanya. Semoga Jumbo akan hidup lebih lama di hati kalian,” pangkasnya.

 

 

Film animasi Jumbo masih dapat disaksikan di bioskop, sehingga jumlah penontonnya kemungkinan besar akan terus mengalami peningkatan.

 

 

Editor : Imron Arlado
#film bioskop #film animasi 2025 #film terlaris di indonesia #JUMBO 2025 #KKN di Desa Penari #film terlaris #film Jumbo tembus 10 juta penonton #Ryan Adriandhy #film Jumbo Visinema Studios #Film animasi JUMBO #box office 2025 #Film Jumbo Indonesia #Film Terlaris Sepanjang Masa #Visinema Studios #jumbo animasi