JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengonfirmasi perkembangan proses penghitungan suara untuk Pilkada serentak 2024.
Hal ini disampaikan langsung oleh anggota KPU, Betty Epsilon Idroos saat konferensi pers di Kantor KPU RI (27/11/2024).
Hingga Rabu malam pukul 19.00, sebanyak 81,8 persen data pemilihan gubernur telah berhasil diinput kedalam sistem. Kemudian untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota mencapai 80 persen dan untuk bupati juga sebesar 80 persen.
Proses pengumpulan ini melibatkan 351.203 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Betty menjelaskan bahwa data yang diterima tidak mencakup data anomali yang menunjukkan kejanggalan tertentu. KPU menegaskan bahwa data anomali seperti hasil perbedaan yang mencolok, akan diteliti lebih lanjut sebelum diunggah ke dalam sistem.
Proses validasi dilakukan dengan membandingkan data tersebut dengan formulir C1 yang telah diisi oleh petugas TPS dan saksi setempat untuk memastikan tingkat keakuratan.
Proses penghitungan suara dilakukan dengan cepat berkat penggunaan teknologi Sirekap, yang memungkinkan pengunggahan data secara real-time dari TPS.
KPU mengapresiasi petugas yang telah bekerja keras untuk memastikan bahwa data dapat diakses oleh publik dengan tingkat transparansi yang tinggi.
Setelah seluruh data diterima, tahap selanjutnya adalah melakukan verifikasi akhir dan mempublikasi hasil melalui platform resmi KPU. Proses ini akan diikuti dengan rekapitulasi manual berjenjang yang direncanakan akan selesai pada pertengahan Desember 2024.
Selain itu Betty juga memberikan penjelasan terkait lima provinsi yang memiliki tingkat input data yang paling tinggi.
Dalam suasana demokrasi yang penuh semangat ini, Yogyakarta menduduki posisi teratas dengan persentase yang mengesankan yaitu 98,36 persen.
Bali berada di posisi kedua dengan meraih 97,65 persen dalam pemilihan bupati dan wali kota. Sementara itu, Jakarta mencatat angka 95,52 persen dalam kategori gubernur dan wakil gubernur. Tidak ingin tertinggal, Lampung dan Kalimantan Selatan masing-masing mencatatkan 90,36 persen. VILLA
Editor : Imron Arlado