JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Tato dapat membuat seseorang kecanduan dikarenakan efek dari daya transformasinya. Sensasi yang mengekspresikan diri dan keinginan untuk membuat lebih banyak lagi di bagian sekujur tubuh.
Dalam konseling psikologis, memaknai tato memungkinkan psikolog dan kliennya yang bertato untuk mengeksplorasi masalah atau tema yang mungkin terlupakan namun sebenarnya dapat membantu klien memahami masalah.
Tetapi jika dilihat dari kacamata psikologis rupanya inilah alasan mengapa seseorang ada yang kecanduan memakai tato.
Alasannya:
- Beberapa orang yang suka menunjukkan jati dirinya dengan cara memasang tato di tubuhnya, supaya terlihat keren atau gagah.
- Suka dengan kesenian
- Untuk bergaya dan juga fashion di zaman sekarang.
- Membantu untuk selalu ingat dengan seseorang yang telah pergi (menggambar wajah/menulis nama).
Masalah:
Banyak yang menghindari tato karena selain masyarakat masih tabu, ada yang bilang bahwa kalau tato itu bikin sumber dari penyakit dan sebagainya. Dan juga tato akan bernasib jelek jika di kalangan masyarakat seperti ini.
Di balik semua itu tato juga bisa bikin tubuh seseorang menjadi kuat dari luar maupun dari dalam.
Ada beberapa keuntungan dari memakai tato, menjadi seniman dan meningkatan rasa percaya diri.
Pernahkah anda berpikir buruk tentang orang yang bertato?
Ternyata orang yang bertato itu tidak seburuk yang kalian pikirkan. Banyak orang yang bertato memiliki hati yang bersih dan baik.
Dan mereka menggunakan tato hanya sekadar kegemarannya dan juga hobi, tetapi ada saja banyak orang mengira bahwa seseorang yang memakai tato itu orang yang tidak benar (nakal) dan sebagainya. MAHESTI
Editor : Imron Arlado