Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Polisi Beber Penyebab Santriwati Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Nekat Loncat dari Lantai 3 Asrama, Bantah Dugaan Motif Bunuh Diri

Martda Vadetya • Rabu, 7 Agustus 2024 | 21:09 WIB

DITELUSURI: Satreskrim Polres Mojokerto menelusuri dugaan penyebab santriwati MBI Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, nekat loncat dari lantai 3 asrama putri.
DITELUSURI: Satreskrim Polres Mojokerto menelusuri dugaan penyebab santriwati MBI Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, nekat loncat dari lantai 3 asrama putri.
KABUPATEN - Penyebab tewasnya santriwati MBI Amanatul Ummah yang nekat meloncat dari lantai 3 asrama putri diungkap kepolisian.

Tidak betah tinggal di pondok pesantren diduga kuat jadi faktor utama. Saat kejadian korban disebut hendak kabur dari asrama.

Hal ini ditegaskan Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Nova Indra Pratama.

Pihaknya menampik isu bunuh diri yang sempat beredar atas tewasnya AZ, 15, santriwati kelas X MA asal Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, tersebut.

"Bukan bunuh diri. Kita tidak temukan indikasinya (bunuh diri) dari kejadian tersebut," terangnya, Rabu (7/8).

Hasil penelusuran petugas, justru mengarah pada satu faktor utama. Diduga kuat remaja putri ini nekat meloncat untuk kabur dari asrama putri.

"Korban (meloncat) berusaha kabur dari asrama mau pulang. Ternyata korban tidak betah tinggal di pondok," bebernya.

Dalam peristiwa ini sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Baik dari teman hingga keluarga korban.

"Dari teman korban ada yang menyampaikan itu. Tapi memang orang tua korban berkehendak supaya korban mondok di situ," sebut Nova.

AZ disebut tak betah tinggal di pondok karena kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan anyarnya

"Memang korban ini baru masuk pondok jadi masih adaptasi juga," urainya.

Saat kejadian, terang Nova korban izin tidak mengikuti kegiatan pondok. Rupanya AZ memanfaatkan sepinya asrama untuk kabur. 

Terlihat dari adanya tumpukan tiga kasur di sudut ruangan untuk memanjat jendela belakang asrama putri.

"Ada kursi dan kasur yang disusun korban untuk bisa kabur dari asrama," papar Nova. 

AZ disebut melemparkan satu tas ransel berisi berbagai barang miliknya terlebih dahulu.

Sebelum dirinya ikut meloncat dari ketinggian lebih dari tujuh meter itu.

"Ada saksi yang sempat dengar suara pertama seperti barang jatuh dari atas. Kemudian lagi yang kedua, ternyata itu korban yang jatuh," tukasnya. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#santriwati #ponpes #polres #pacet #ammanatul ummah #santri #mbi #tewas #mojokerto