Jasad pria yang belakangan diketahui merupakan warga setempat itu diduga tewas mendadak akibat riwayat penyakitnya kambuh.
Korban adalah Satopo, 72. Petani yang tinggal di RT 4 RW 2 Dusun/Desa Bejijong. Kali pertama korban ditemukan tewas telungkup di persawahan sekitar pukul 15.00 oleh warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi.
Hal tersebut lantas dilaporkan pada perangkat desa setempat untuk diteruskan ke Polsek Trowulan.
”Korban ditemukan meninggal dalam kondisi telungkup memakai celana pendek hitam dan kaos biru,” ujar Kanit Reskrim Polsek Trowulan Iptu Pamto Hadi Saputra.
Mendapati Satopo tak bernyawa, warga lantas berinisiatif langsung mengevakuasi korban ke rumah duka.
Petugas Unit Reskrim Polsek Trowulan dan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto langsung mengecek kondisi jasad korban ke rumah duka.
Hasilnya, tidak ditemukan indikasi bekas kekerasan pada jasad korban. Diduga, korban tewas mendadak akibat riwayat penyakitnya kambuh saat sedang pergi bertani sejak pagi.
”Tidak tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga, korban meninggal karena sakit sesak yang sudah lama diidapnya kambuh. Tadi jasadnya sudah dibawa warga dan perangkat desa ke rumah duka,” beber Pamto.
Lantaran tidak ditemukan bekas aksi kejahatan, petugas menyerahkan jasad Satopo pada keluarga korban untuk segera dikebumikan.
”Korban langsung disholatkan dan dimakamkan di pemakaman desa setempat. Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak berkenan dilakukan otopsi pada korban,” tandas mantan Kasipropam Polres Mojokerto ini. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah