Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Wisata Sejarah Majapahit Jadi Daya Tarik Dunia

Khudori Aliandu • Sabtu, 11 Januari 2025 | 14:00 WIB

KAGUM: Ratusan turis asing dari berbagai negara kembali mengunjungi destinasi wisata sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit di Kecamtan Trowulan tahun lalu.
KAGUM: Ratusan turis asing dari berbagai negara kembali mengunjungi destinasi wisata sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit di Kecamtan Trowulan tahun lalu.
 

Tahun 2024, Kunjungan Turis Mancanegara Tembus 5 Ribu

 KABUPATEN – Kunjungan wisatawan asing ke Kabupaten Mojokerto tahun ini meningkat signifikan, yakni mencapai 5 orang. Hal itu membuktikan jika destinasi wisata sejarah dan budaya di bumi Majapahit benar-benar menyita perhatian dan menjadi daya tarik dunia.

 Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handhito mengatakan, destinasi wisata sejarah di Kabupaten Mojokerto memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara. ’’Kenapa saya bilang memilih daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing, karena tahun 2024 kunjungannya benar-benar meningkat,’’ ungkapnya, kemarin (10/1).

 Jika dibanding 2023, sepanjang 2024 kunjungan wisatawan asing ke candi peninggalan Kerajaan Majapahit menembus 5 ribu. Angka tersebut jauh meningkat dibanding 2023 yang hanya di angka 1.495 wisatawan. Norman mengungkapkan, peningkatan paling banyak ada di Pusat Informasi Majapahit (PIM). Pada Museum Trowuan ini kunjungannya mencapai 2.103 wisatawan dari sebelumnya 559 wisatawan. ’’Artinya, ada peningkatan sebesar 1644 wisatawan,’’ tuturnya.

 Peningkatan pengunjung juga terjadi di Candi Tikus yang mencapai 1.714 orang, dari sebelumnya hanya 354 orang, atau ada kenaikan 1.360 wisatawan. Lalu, Candi Bajang Ratu ada 800 kunjungan dari turis asing, dari sebelumnya 390 orang. Sedangkan di Candi Brahu terdapat 363 wisatawan dari 293 wisatawan mancanegara, dan Candi Wringin Lawang 20 wisatawan, dari sebelumnya nihil kunjungan. 

’’Dengan tren kunjungan ini destinasi wisata sejarah di bumi Majapahit ini benar-benar menyita perhatian dan menjadi daya tarik dunia,’’ tegas Norman. Tak sekadar untuk berlibur, kehadiran wisatawan mancanegara tersebut juga menunjukkan kekaguman atas benda cagar budaya peninggalan Kerajaan Majapahit yang masih tersimpan rapi. Termasuk pelestarian budaya dan kearifan lokal yang masih terus terjaga di tengah perkembangan zaman yang kian modern. 

’’Harapannya, dengan kehadiran turis asing ini, Kabupaten Mojokerto makin dikenal dunia dengan kekayaan peninggalan sejarahnya. Ke depan, kita harap wisata alam dan buatan kita juga menjadi magnet bagi mereka,’’ paparnya. Peningkatan pengunjung ini seiring buah kerja sama yang dibangun disbudporapar dengan travel wisawatan kapal pesiar yang berlabuh di Tanjung Perak, Surabaya. Setiap kali kapal pesiar berlabuh, destinasi wisata sejarah ini selalu menjadi pilihan mereka untuk berlibur. (ori/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#trowulan majapahit #candi #wisatawan asing