Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Wisata Tahura dan Pendakian Penanggungan Kembali Dibuka dan Ditutup Jika Cuaca Memburuk

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:10 WIB

 

MEMPESONA: Nama Watu Ondo sendiri merujuk pada anak tangga yang tertata rapi menuju lokasi. (foto: dok Tahura R Soerjo)
MEMPESONA: Nama Watu Ondo sendiri merujuk pada anak tangga yang tertata rapi menuju lokasi. (foto: dok Tahura R Soerjo)

KABUPATEN – Sempat ditutup karena cuaca ekstrem, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo akhirnya membuka aktivitas di sejumlah objek wisata alam air terjun dan arena camping ground di kawasan Pacet, Mojokerto. Namun, tidak dengan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang yang masih ditutup sampai musim hujan selesai. Di sisi lain, pendakian di Gunung Penanggungan telah dibuka Perhutani sejak sepekan terakhir.

 Kepala UPT Taman Hutan Raya Ahmad Wahyudi menjelaskan, pembukaan objek wisata alam untuk umum berlaku mulai hari ini (21/12). Di antaranya adalah air terjun Watu Lumpang, Watu Ondo, Wisata Panorama Petung Sewu (WPPS), serta Loka Wiyata Surya (LWS). Meliputi, Gunung Pundak berikut arena camping ground-nya. Semua wisata ini berada di wilayah Pacet. ”Pembukaan ini bersifat kondisional. Jika cuaca tidak kondusif atau buruk akan ditutup sewaktu-waktu,” jelas Wahyudi, kemarin (20/12).

 Seluruh objek wisata alam di wilayah Tahura sebelumnya ditutup sejak 10 Desember lalu. Penghentian operasi dilakukan mengingat curah hujan yang tinggi disertai angin kencang. Pertimbangan dari hasil pemantauan cuaca akhir-akhir ini, sejumlah tempat akhirnya mulai dibuka kembali.

 Kendati demikian, sejumlah pendakian di gugusan Anjasmoro, seperti Bukit Watu Jengger dan Semar belum dibuka. ”Masih ditutup, tapi bisa dibuka sewaktu-waktu dengan memperhatikan cuaca,” imbuhnya.

 Pun demikian dengan pendakian di Gunung Arjuno dan Welirang. Meski cuaca nantinya membaik, jalur dua gunung itu tetap ditutup selama musim penghujan. ”Kami buka kalau sudah kemarau, sekarang untuk pemulihan ekosistem,” tandasnya.

 Sementara itu, setelah ditutup sejak 7 Desember, semua jalur pendakian Gunung Penanggungan di Trawas telah kembali dibuka mulai Minggu (15/12) lalu. Pembukaan oleh Perhutani ini dilakukan mengingat situasi cuaca yang dinilai tak seekstrem sebelumnya. ”Sudah buka lagi dan bisa didaki, tapi jika cuaca buruk tetap bisa ditutup sewaktu-waktu,” tambah Sekretaris LMDH Sumber Lestari Khoirul Anam. (adi/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#tahura r soerdjo #Pacet cangar