Sekretaris Masjid Baitul Muttaqin Ali Ridho, 51, mengungkapkan, arsitektur masjid ini merupakan hasil keputusan bersama masyarakat.
Sehingga, desain kubah dibangun dengan memadukan gaya klasik-modern yang terinspirasi dari masjid di Makkah, Arab Saudi.
“Masjid ini bergaya klasik dan modern. Kubahnya bergaya klasik sedangkan di dalam masjid bergaya modern,” ungkapnya.
Masjid yang interiornya didominasi warna cream ini kini masih dalam proses renovasi sejak 2023.
Salah satunya pada bagian pilar bangunan di bagian depan. "Renovasi tiang bangunan di depan ini juga masih berlanjut hingga saat ini,” imbuhnya.
Pria yang kerap disapa Aldo juga menjelaskan, masjid yang sudah berdiri sejak 2008 ini dibangun untuk memfasilitasi warga sekitar.
Keberadaan rumah ibadah umat Muslim ini disambut antusias oleh masyarakat.
“Masyarakat sekitar sangat bahagia dengan adanya proses pembangunan masjid,” jelas aldo.
Awalnya, lokasi masjid merupakan sebuah rumah yang dibeli seseorang, kemudian dihibahkan kepada warga dan dibantu untuk membangun masjid.
“Beberapa dari warga ada juga yang membantu pembangunan masjid ini,” tandas pria asal perumahan Puskopad tersebut. (Novita Ainiyyatuz Zakiyyah/fen)
Editor : Fendy Hermansyah