Selain mampu menjernihkan pikiran dan menjernihkan hati menjadi insan yang fitri, Lebaran juga sepatutnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
’’Sebagai sesama manusia, kita harus saling memberikan sebuah kelapangan hati untuk bisa saling memaafkan dan meningkatkan amal kebaikan,’’ ungkapnya.
Legislator yang akrab disapa Abah Juned ini juga menyampaikan, momen Idul Fitri juga terkandung spirit untuk membangun kebaikan di segala lini kehidupan.
Baik di masyarakat secara umum, maupun di lingkungan birokrasi pemerintahan.
Karena itu, memasuki hari pertama masuk kerja setelah masa libur dan cuti bersama hari ini, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berpesan agar Pemkot Mojokerto langsung tancap gas. Yaitu dengan memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat.
’’Setelah libur panjang Lebaran jangan malah kurang semangat dalam bekerja dan terjadi penurunan etos kerja. Semua aparatur harus bisa cepat mempunyai semangat dan menunjukkan peningkatan pelayanan dan etos kerja yang tinggi dengan komitmen pelayanan yang tulus serta kejernihan pikiran dan nurani untuk melayani masyarakat,’’ seru Juned. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah