Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Nenek Berusia 80 Tahun Tertembak Senapan Angin

Martda Vadetya • Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:55 WIB
CELAKA: Warga menunjukkan lokasi nenek Kayi tergeletak usai terkena peluru nyasar di teras rumahnya.
CELAKA: Warga menunjukkan lokasi nenek Kayi tergeletak usai terkena peluru nyasar di teras rumahnya.

Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar, Proyektil Menembus Dada

 KUTOREJO - Nasib apes menimpa Kayi. Lansia asal Dusun Muteran, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, ini terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Nenek berusia 80 tahun ini diduga menjadi korban peluru nyasar sepulang dari rumah tetangganya, Sabtu (4/10) malam.

 Peristiwa ini dialami korban sekitar pukul 21.00. Keheningan malam mendadak pecah setelah terdengar suara letupan tembakan senapan angin dari areal persawahan di utara rumah korban. Tak berselang lama, Kayi mengeluhkan dadanya nyeri hingga ambruk. Benar saja, dada kirinya tampak terluka dan berdarah. ”Lukanya pas di dekat paru-paru,” ujar Kepala Desa Wonodadi Miskan, kemarin (7/10). 

Oleh keluarga dan tetangga, korban langsung dilarikan ke RS Kartini Mojosari sebelum akhirnya dirujuk dan dirawat intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya. Korban harus menjalani operasi untuk pengambilan proyektil peluru yang menembus hingga ke area punggung. Berikut mengangkat cairan akibat pendarahan. ”Sampai hari ini (kemarin, Red) masih dirawat di rumah sakit. Masih belum pulang,” terang Miskan. 

Peristiwa ini, lanjut dia, telah dilaporkan perangkat desa ke Polsek Kutorejo untuk ditelusuri lebih lanjut. Ditengarai, Kayi terkena tembakan peluru nyasar dari senapan seorang pemburu burung. ”Karena nggak tahu pasti, ini peluru nyasar atau memang ada yang menembak,” tandas Miskan. 

Sementara itu, Kapolsek Kutorejo AKP Agung Sugiarto membenarkan adanya pelaporan peristiwa ini. Malam itu juga petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasus ini bahkan diteruskan ke Polres Mojokerto untuk diselidiki lebih lanjut. ”Dugaan peristiwa peluru senapan angin nyasar ini masih dalam penyelidikan. Kalaupun menembak buat cari burung, masak iya cari burung malam hari,” sebut Agung. (vad/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#nenek #apes #kutorejo #desa wonodadi #tertembak senapan angin #lansia