KUTOREJO - Tim Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto mengevakuasi sapi terperosok ke dalam septic tank, Selasa (20/5). Ternak milik warga Dusun Mojoranu, Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo ini terselamatkan meski harus melalui proses evakuasi dramatis empat jam lamanya.
Kejadian ini menimpa sapi limosin milik Rizky Dwi Fauzi. Sapi betina ini mendadak lepas dari kandang dan lari ke area dapur saat rumah sedang ditinggal kosong. Mendadak sapi terperosok ke dalam septic tank setelah sapi bunting ini menginjak beton penutup tangki yang telah rapuh.
’’Sapinya bunting empat bulan,’’ ujar Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Akhmad Yani, kemarin. Proses evakuasi mulai dilakukan pukul 10.00. Empat personel damkar dibantu relawan mengangkat ternak ini secara manual dengan bersenjatakan katrol. ’’Dengan relawan, total ada sembilan orang ikut evakuasi ini,’’ terangnya.
Kubangan yang sempit dan kondisi sapi yang mulai lemas membuat proses evakuasi berlangsung dramatis. Ditambah, bobot sapi yang mencapai 400 kg membuat petugas harus bekerja ekstra. Sapi bunting ini akhirnya bisa kembali ke kandang setelah empat jam proses evakuasi berlangsung.
Sapi senilai Rp 16 juta itu ini kini harus mendapat perawatan karena kondisinya yang masih lemas. ’’Selesai sekitar pukul 14.10. Alhamdulillah sapinya selamat,’’ tandas Yani. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi