Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jalur Wisata di Kabupaten Mojokerto Dipadati Kendaraan Pribadi

Fendy Hermansyah • Senin, 2 Januari 2023 | 16:20 WIB
PADAT: Jalur wisata di Kabupaten Mojokerto mengalami peningkatan volume kendaraan di puncak libur panjang natal dan tahun baru, kemarin. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
PADAT: Jalur wisata di Kabupaten Mojokerto mengalami peningkatan volume kendaraan di puncak libur panjang natal dan tahun baru, kemarin. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Jalur wisata di Kabupaten Mojokerto mengalami peningkatan volume kendaraan di puncak libur panjang natal dan tahun baru, kemarin. Jumlah lalu lalang kendaraan di ruas jalur wisata Pacet dan Trawas ditaksir melonjak tiga kali lipat ketimbang hari biasa. Meski begitu, padatnya arus lalu lintas tidak sampai menimbulkan kemacetan parah.

Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, ruas jalur wisata Pacet dari arah Mojosari mulai mengalami peningkatan volume kendaraan sejak Sabtu (31/12) malam. Hal itu bisa terlihat padatnya kendaraan dan pengunjung di Bundaran Pacet. Meski begitu, arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun tidak sampai tersendat.

Peningkatan jumlah kendaraan kian di jalur wisata kian kentara menginjak Minggu (1/1) pagi. Volume kendaran meningkat di sejumlah titik di wilayah Pacet dan Trawas. Salah satunya, seperti yang terjadi di sekitar Simpang Tiga Pandanarum (Pacet). Padatnya volume kendaraan membuat arus lalu lintas tersendat. Dari arah Mojosari, terjadi penumpukan kendaraan hingga sekitar 500 meter.

Di wilayah Pacet, titik padatnya lalu lintas juga terjadi di Bundaran Pacet berikut di Simpang Tiga Gondang. Hal serupa terjadi di Jalan Raya Trawas, Kecamatan Trawas. Meningkatnya lalu lalang kendaraan di jalan membuat lalu lintas di sekitar Taman Ghanjaran tersendat.

Kepala Bidang LLAJ DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Setyo Budi mengatakan, jumlah kendaraan di jalur wisata mengalami peningkatan drastis ketimbang hari biasa. Sejak pagi hingga sore kemarin, sistem ATCS milik dishub mencatat 22.900 kendaraan masuk ke wilayah Trawas melalui Prigen.

”Hari ini (kemarin) ada peningkatan jumlah kendaraan hingga 300 persen. Tapi arus lalu lintas tidak sampai tersendat lama ataupun macet parah. Masih kondusif,” ungkapnya. Bahkan, peningkatan arus lalu lintas di wilayah Pacet mencapai 50 ribu kendaraan. Mayoritas kendaraan masuk ke wilayah Pacet melalui arah Mojosari maupun Cangar (Kota Batu). Meningkatnya jumlah lalu lalang kendaraan di jalur wisata pun diantisipasi petugas hingga tak sampai menimbulkan kemacetan parah.

”Kami berlakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus di beberapa titik,” sebutnya. Pengalihan arus diberlakukan di Simpang Tiga Taman Mojosari dan Simpang Daplang Trawas. Untuk Simpang Tiga Taman Mojosari, kendaraan dari Jalan Pemuda dialihkan ke Jalan Hayam Wuruk. Sedangkan ruas menuju Jalan Hayam Wuruk dari arah Jalan Airlangga atau Pacet ditutup sementara. Begitu pun dengan rekayasa lalu lintas di Simpang Tiga Daplang. Kendaraan dari arah Trawas dan Prigen yang hendak melintas ke arah Pacet, dialihkan melalui Desa Kuripansari–Desa Sumberglagah –Desa Pandanarum. (vad/ron)



Editor : Fendy Hermansyah
#tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #trawas mojokerto #mojokerto kota #kota onde-onde #pacet mojokerto #jalur wisata #trawas #pacet #kerajaan majapahit #wisata mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #wisata kabupaten mojokerto #soekarno #onde-onde