KABUPATEN - Pengurus MKKS SMPN Kabupaten Mojokerto Sumantri mengungkapkan, wacana dicabutnya moratorium larangan outing class ini dinilai positif.
Sebab, lanjut dia, lewat pembelajaran outing class siswa akan mampu memahami materi pembelajaran secara kreatif.
’’Iya, intinya memang dikaji lebih lanjut lagi. Terpusatnya nanti siswa diarahkan untuk menggelar outing class di lokalan Kabupaten Mojokerto saja. Baru bertahap ke luar kota,’’ bebernya, kemarin (5/2).
Kepala SMPN 1 Pungging ini mengakui, usai ditangguhkannya outing class sejak tahun lalu, belakangan banyak permintaan siswa maupun wali murid agar kegiatan serupa digelar kembali.
Sehingga dengan wacana ini, dia berharap kegiatan pembelajaran siswa, khususnya dalam pengenalan sejarah dan budaya dapat dipahami secara maksimal.
’’Karena arahannya lokal, itu nanti juga bisa membantu PAD (pendapatan asli daerah). Siswa juga tidak bosan menggelar pembelajaran di kelas saja,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah