KABUPATEN - Program makan bergizi gratis (MBG) terus dinanti siswa dan santri madrasah di Kabupaten Mojokerto. Selain 19 madrasah yang sudah didata, Kemenag Kabupaten Mojoekrto juga menunggu tambahan jatah MBG.
Jatah itu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tengah mengajukan diri menjadi mitra Badan Gizi Nasional. Mereka disebut mampu menyuplai ribuan paket MBG untuk siswa dan santri madrasah yang tersebar di 18 kecamatan.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Mojokerto Masrukhan mengatakan, program MBG baru menyasar ribuan siswa di 19 lembaga pendidikan. Mulai dari tingkat Raudhatul Athfal (RA) 5 lembaga, madrasah ibtidaiyah (MI) 5 lembaga, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 4 lembaga, hingga Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 5 lembaga. Sebagian besar madrasah berada di empat kecamatan, yakni Pacet, Ngoro, Puri, dan Bangsal.
Mereka mendapat jatah program MBG lantaran berada di area lima SPPG yang sudah beroperasi. Di antaranya SPPG Kembangbelor 1 dan Kembangbelor 2, Pacet; SPPG Desa/Kecamatan Ngoro; SPPG SPN Polda Jatim Bangsal, serta SPPG Desa Sumolawang, Puri. Sejak Mei lalu, mereka telah mendata siswa madrasah yang akan disasar untuk pelaksanaan MBG yang akan berjalan mulai awal tahun ajaran baru 2025/2026 nanti.
’’Belum ada update data. sementara yang sudah berjalan baru di 19 lembaga,’’ ujar Masrukhan. Meski demikian, pihaknya masih menunggu permintaan data siswa dan sekolah dari SPPG yang baru berdiri. Berdasarkan informasi yang ia terima, beberapa SPPG di Mojokerto telah mengajukan menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program MBG.
SPPG baru tersebut berada di Kecamatan Kutorejo, Trowulan dan Puri. ’’Informasinya masih dalam proses pengajuan dan pendirian. Jika sudah berdiri, pastinya akan meminta data siswa dan santri ke kami,’’ terangnya.
Di Kabupaten Mojokerto sendiri jumlah madrasah yang tersebar di 18 kecamatan mencapai 558 lembaga. Terdiri dari raudhatul athfal (RA) sebanyak 197 lembaga, madrasah ibtidaiyah (MI) 207 lembaga, madrasah tsanawiyah (MTs) 97 lembaga, dan madrasah aliyah (MA) 57 lembaga. Dari jumlah itu, total siswanya mencapai 77.682 orang. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi