Jalan Pacet-Cangar Belum Dibuka, BPBD Uji Lab Sampel Tanah
PACET - Akses jalan Pacet-Cangar hingga kini masih belum dibuka untuk kendaraan pasca longsor pekan lalu. Saat ini, BPBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) tengah melakukan uji laboratorium terhadap sampel tanah untuk menentukan tindak lanjut ke penanganan ke depan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menyampaikan, asesmen telah dilakukan oleh tim BPBD Jatim pada 28-29 November lalu. Selain itu, pihaknya bersama tim juga naik untuk mengecek mahkota longsor yang berada di kawasan Gajah Mungkur. ”Setelah melakukan uji tanah, memang tingkat tanah di situ didapati sudah dalam kondisi jenuh,” ungkapnya, kemarin.
Dengan kondisi tersebut, jelas Rinaldi, tebing masih berpotensi terjadi longsor susulan. Sehingga jalur alternatif Mojokerto-Batu hingga kini masih dilakukan penutupan total untuk semua kendaraan. ”Kalau ada pemicu, misalnya hujan dan segala macam, kawasan itu masih berisiko longsor,” paparnya.
Terlebih, sebelumnya juga muncul dua titik longsoran baru yang juga berada di jalur Pacet Cangar. Masing-masing terjadi pada hari Kamis (27/11) dan Jumat (29/11). ”Jadi, masih ditutup, karena jika terjadi hujan sewaktu-waktu potensi longsor,” imbuhnya.
Sebagai tindak lanjut, Rinaldi mengatakan, tim BPBD Jatim telah mengambil sampel tanah di lokasi terjadinya longsor. Sampel tersebut akan dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui secara pasti terkait faktor penyebab dan menentukan langkah yang akan diambil ke depan. ”Tim BPBD Jatim yang handle langsung, karena kewenangan di mereka semua,” tandasnya.
Seperti diketahui, tebing seluas 40 x 25 meter di kawasan Kutukan Sendi longsor saat wilayah Pacet diguyur hujan Senin (24/11) siang. Longsoran berupa tanah, batu, dan kayu menutup seluruh badan jalan. Meski tak menimbulkan korban, akses jalan alternatif Mojokerto-Batu terputus sementara. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi