Untuk menjawab keluhan masyarakat dalam pelayanan administrasi, Kecamatan Mojoanyar punya Keciput Emas untuk memudahkan masyarakat.
Kecamatan Cepat untuk Tanggap terhadap Jasa Layanan Administrasi Publik kepada Masyarakat atau Keciput Emas diciptakan sejak dua tahun lalu.
Inovasi ini dilahirkan untuk kemudahan pelayanan dokumen kependudukan bagi warga Kecamatan Mojoanyar.
’’Lewat layanan inovasi ini, masyarakat yang membutuhkan tanda tangan Camat atau mengurus berkas lainnya bisa dilakukan secara online. Sehingga lebih cepat dan efisien,’’ kata Camat Mojoanyar Mokh. Malik.
Selain bisa dilakukan online, kepengurusan administrasi masyarakat juga bisa dilakukan secara 24 jam.
Sedikitnya, lanjut Malik, warga bisa mengurus dokumen keperluan mereka maksimal 30 menit.
’’Sehari langsung jadi, paling lambat 30 menit saja untuk urus berkas dengan program Keciput Emas. Karena memang kita komitmen mempermudah layanan masyarakat,’’ bebernya.
Selain Keciput Emas, Kecamatan Mojoanyar juga terbilang selangkah lebih maju. Sebab, kecamatan ini punya inovasi dalam penanganan bencana di masyarakat.
Itu diimplementasikan melalui Kereta Kencana yang merupakan singkatan dari Koordinasi dan Sinkronisasi dalam Mitigasi dan Penanganan Kecamatan Rentan Bencana.
’’Karena kebetulan Mojoanyar ini berada di daerah rawan bencana, sehingga perlu ada inovasi ini sebagai bentuk mitigasi juga,’’ sebutnya.
Apalagi, kantor BPBD Kabupaten Mojokerto yang terletak di Desa jabon, Kecamatan Mojoanyar menambah nilai plus penerapan inovasi Kereta Kencana.
Disebutkannya, inovasi ini juga timbul sebagai jembatan antara otonomi desa dengan otonomi kabupaten atau kota yang menampung kebijakan saat terjadinya bencana.
’’Sifatnya sebagai wadah koordinasi partisipatif pemerintah dibawah yaitu desa, supaya bisa mengatasi secara bersama untuk mengurangi dampak jangka pendek dan jangka panjang dari dampak bencana tersebut,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah