KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hari ini (17/1) skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) berangkat ke Pasuruan untuk menghadapi penyisihan grup babak 16 besar Liga 3 Jatim.
PSMP akan meladeni Persid Jember pada pertandingan pertama besok (18/1). Kemarin (16/1), penggawa The Lasmojo menjalani latihan terakhir untuk menajamkan kemampuan finishing pemain.
PSMP tergabung di grup HH babak 16 besar bersama Persid Jember, PSM Madiun, dan Persekabpas Pasuruan.
Pertandingan digelar di Stadion R. Soedarsono, kandang Persekabpas, pada 18, 20, dan 22 Januari. Dari fase ini, dua tim terbaik akan melaju ke babak 8 besar Liga 3 Jatim.
Baik manajemen maupun tim pelatih Laskar Mojopahit optimistis mampu meraih tiket lolos.
Mereka meyakini kemampuan tim di Liga 3 Jatim merata, tak ada yang lebih menonjol dari yang lain.
”Sehingga dengan persiapan yang matang, kami yakin bisa menumbangkan tim-tim lawan di grup ini,” ujar Manager PSMP Ramzy Okbah.
Pelatih Kepala PSMP Lulut Kistono telah mempelajari karakter permainan calon lawan.
Terutama Persid Jember yang akan menjadi lawan pertama dalam pertandingan besok.
”Kami lihat videonya, cara mainnya bagaimana, siapa pemainnya yang berbahaya,” tutur pelatih 55 tahun itu.
Selama jeda kompetisi sepekan terakhir, dia banyak menekankan latihan peningkatan organisasi permainan tim.
Begitu pula dengan kondisi stamina dan mentalitas yang telah diuji melalui pertandingan ekshibisi melawan tim lokal di Jombang, Senin (15/1) lalu.
Dua hal itu menjadi sorotan Lulut selama penyisihan grup 28 besar.
Lulut menilai mayoritas pemain muda PSMP cenderung gentar ketika menghadapi tim dengan komposisi pemain lebih senior.
Hal itu terlihat kala Mari Siswanto dkk dikandaskan NZR Sumbersari 3-1.
Kondisi demikian yang coba dibenahi tim pelatih mengingat persaingan di Liga 3 Jatim semakin ketat.
Dalam latihan terakhir kemarin, materi latihan semakin mengerucut. Di samping menjaga motivasi tim, para penggawa juga digembleng soal kemampuan finishing.
Penyelesaian yang buruk kerap membuat peluang yang didapat gagal menjadi gol.
”Soal finishing ini penting. Kita harus bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada,” tandas pemain era Galatama tersebut. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah