MADRASAH Tsanawiyah (MTs) Mahad An Nur Dusun Jurangjero, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2022-2023.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Mahad An Nur KH. Mokhamad Sholeh MPd.I mengatakan, siswa atau santri yang akan mendaftarkan diri harus melengkapi syarat antara lain, mengisi formulir pendaftaran, fotokopi ijazah SD atau MI yang dilegalisir 2 lembar, rapor kelas 4-6 legalisir. Juga, melengkapi fotokopi kartu NISN, fotokopi akta kelahiran 2 lembar, fotokopi KTP orang tua dua lembar, Kartu Keluarga (KK), pas foto 3 X 4 , 4 lembar.
Lalu, bawah dokumen lain seperti: fotokopi KIP 2 lembar bagi yang punya serta mengembalikan formulir setelah pengambilan formulir pendaftaran. ’’Pendaftaran gelombang I akan ditutup pada 30 Maret, sedangkan gelombang II akan dimulai 1 April hingga 20 Juni 2022,’’ katanya.
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mahad An Nur yang bernaung di Yayasan Ponpes Mahad An Nur ini juga menggratiskan uang gedung dan beasiswa khusus untuk anak yatim. Program Gratis ini juga untuk biaya mondok santri untuk mendalami ilmu agama. Itu artinya, santri harus bertempat tinggal di pondok pesantren. ’’Gratis total artinya tidak dipungut biaya sekolah dan mondok (termasuk biaya makan) khusus untuk anak yatim. Kami hanya terima santri mukim saja di pondok pesantren Mahad An Nur,’’ tambahnya.
Pengasuh pesantren ini menyatakan ponpes yang di bawah Pembinaan Prof Dr KH Asep Saifudin Chalim MA selaku pengasuh Pondok Pesantren Amanatul ummah Pacet dan sekaligus Pembina Yayasan Pondok Pesantren Mahad An Nur di Dusun Jurangjero, Desa Singowangi, ini berkonsep pendidikan Islam terbaik berbasis pesantren. Tentu, lebih menekankan penanaman nilai-nilai akhlakul karimah.
Dengan program unggulan antara lain, Ulumul Quran yakni program yang mendalami ilmu alquran dan tafsir Alquran. Tahfidul Quran yakni program yang mencetak generasi penghafal alquran. Ilmu alat program yang mencetak generasi yang mahir di bidang nahwu, shorof dan kitab kuning. Serta, lughowiyah yakni program yang mencetak generasi mahir di bidang bahasa arab dan bahasa inggris. ’’Kurikulum pendidikan Madrasah Tsanawiyah ini menerapkan kurikulum yang dikelola secara terpadu dengan sistem pesantren yang mengikuti kurikulum Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto,’’ ujarnya.
Pria yang bergelar Magister Pendidikan Islam ini menjabarkan, jika di ponpes ini punya beragam fasilitas penunjang aktivitas pondok pesantrennya. Di antaranya, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Awwaliyah dan Wustho, serta Madrasah Tsanawiyah. Juga, didukung program ekstrakulikuler seperti pramuka, bola voli, futsal, seni baca Alquran, kaligrafi, paskibraka, Albanjari, bulutangkis, tenis meja, klub bahasa inggris dan woodball.
’’Sesuai dengan visi dan misi lembaga ini terwujudnya generasi yang unggul, terampil dan berakhlaqul karimah untuk kemuliaan, kejayaan islam dan kaum muslimin. Kami siap berkontribusi di bidang keagamaan dan pendidikan,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah