Tak ayal, jenis kerudung ini dengan harga selangit. Tapi kini, jilbab jenis ini sudah banyak di pasaran. Dengan bahan yang bervariatif.
Hijab tak hanya berfungsi sebagai penutup kepala. Namun saat ini sudah menjadi fashion.
Di era modern ini, banyak model hijab yang mampu menunjang penampilan para hijaber agar tampil lebih stylish. Terutama untuk acara-acara formal.
Bahan-bahan yang dikeluarkan juga berbagai macam dengan harga yang berbeda pula.
Amalia Nur Rahmah, 21, pemakai hijab yang biasa memadukan dengan pakaian formal, mengatakan, dia sering menggunakan hijab pashmina untuk acara formal maupun nonformal.
Dalam pemakaiannya, yang membedakan hanya bagaimana dia memodelkan hijab pashmina tersebut.
’’Biasanya itu acara workshop, ikut seminar-seminar kampus. Acara keluarga kayak pernikahan saudara itu aku pakai pashmina, biar kelihatan rapi gitu,” ujarnya.
Untuk pemakaiannya sendiri, mahasiswi asal Bejijong, Kecamatan Trowulan menjelaskan, adanya perbedaan model pashmina untuk acara formal dan nonformal.
Untuk acara formal biasanya modelnya lebih ribet agar lebih rapi dan membentuk kepala. Sedangkan untuk acara nonformal biasanya dimodel lebih simple.
’’Kalau yang formal lebih banyak lipatan agar lebih rapi dan terlihat lebih membentuk kepala. Jadi kalau lagi banyak aktivitas itu gak lepas dan kitanya nggak banyak benerin kerudung. Kalau yang nonformal itu lebih simple, biasanya salah satu sisi pashminanya cuma disampirkan ke bahu,” jelasnya.
Pashmina yang sering digunakannya juga berbagai macam jenis, seperti pashmina yang berbahan plisket, ceruti babydoll, dan pashmina bahan kaos rayon.
Baca Juga: Pesona Kecantikan Miss Hijab Menarik Perhatian Pengunjung Sunrise Mall
Alasannya memilih pashmina sebagai hijab yang dipadukan dengan pakaian formal karena pashmina bisa memberikan kesan mewah ketika dipakai. Meskipun hanya dengan model biasa.
’’Menurutku sih, pashmina lebih bagus dan terlihat lebih ’’wah” aja, meskipun cara pemakaiannya biasa pun tetap terlihat bagus. Aku juga sudah terbiasa pakai pashmina, jadi nggak terlalu ribet,” ungkapnya. (fir/ron)
Editor : Fendy Hermansyah