SETELAH pensiun sebagai ASN, dr Sujatmiko MMR tetap melayani masyarakat dengan membuka praktik kesehatan di Klinik Nabila Husada Pacet. Selain itu, mantan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto ini juga aktif diberbagi kegiatan sosial dan keagamaan.
’’Setelah pensiun saya tetap melayani masyarakat dengan membuka praktik kesehatan. Jadi setelah pensiun saya tetap praktik di Klinik Nabila Husada setiap hari Senin-Jumat,’’ katanya.
dr Sujatmiko M.MR menjelaskan, Klinik Nabila Husada Pacet sudah disiapkan sejak 15 tahun yang lalu atau berdiri sejak 2006 sebagai persiapan pensiun. Di klinik ini, mantan direktur RSUD Prof dr Soekandar ini tetap melayani masyarakat di setiap saat. Jadi tidak hanya menjadi saat kepala dinas saja atau saat menjadi kepala OPD Pemkab Mojokerto.
Pihaknya juga membantu pemerintah khususnya terkait stunting. Untuk konsultasi stunting gratis langsung oleh dr Sujatmiko. ’’Untuk membantu pemerintah, konsultasi dan penanganan stunting saya tangani sendiri dan gratis,’’ ujarnya.
dr Sujatmiko MMR menuturkan, Klinik Nabila Husada memberikan berbagai layanan kesehatan. Pelayanan poli umum ada tiga dokter yakni dr Sujatmiko, dr Eddy, keduanya lulusan FK Unibraw yang kebetulan satu angkatan dan dr Siti Suryanti alumni FK Unair.
Juga pelayanan dokter gigi, laboratorium, ANC, PNC, persalinan, konsultasi kesehatan, penyuluhan kesehatan pada hari sabtu, dan prolanis. ’’Mulai dari rawat jalan, UGD 24 jam, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, gizi, laboratorium, USG, dan khitan,’’ tuturnya.
Menurutnya, layanan Nabila Husada, yang merupakan faskes layanan pertama ini, tidak hanya diperuntukkan bagi peserta BPJS kesehatan. Melainkan, juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Ke depan juga akan ditingkatkan untuk layanan rawat inapnya. ’’Klinik ini bagian dari upaya kami mengembangkan fasilitas kesehatan yang didukung dokter senior lulusan FK Unibraw dan Unair yang berpengalaman,’’ tuturnya.
Selama menjadi ASN, dr Sujatmiko pernah menjadi pejabat eselon II di lingkungan OPD Pemkab Mojokerto. Yakni, Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto,dan direktur RSUD Prof dr Soekandar. ’’Terima kasih semua pihak yang mewarnai pengabdian saya di Pemkab Mojokerto. Dan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan karena keterbatasan saya sebagai manusia biasa,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah